Makassar Mulai Petakan Jalur Rel Kereta Api Trans Sulawesi

Selasa, 12 Oktober 2021 - 23:05 WIB
loading...
Makassar Mulai Petakan...
Pembebasan lahan proyek strategis nasional (PSN) kereta api Makassar-Parepare itu akan mulai dilakukan pada 2022 nanti. Foto: Ilustrasi
A A A
MAKASSAR - Pembangunan rel kereta api di Kota Makassar mulai digarap. Pemetaan lahan di kecamatan yang akan menjadi jalur kereta api tersebut kini dimantapkan.

Rencananya, pembebasan lahan proyek strategis nasional (PSN) kereta api Makassar-Parepare itu akan mulai dilakukan pada 2022 nanti. Namun, persiapannya sudah dilakukan untuk memetakan lahan-lahan mana saja yang perlu dibebaskan.

Baca Juga: 55 Bidang Tanah di Maros Dibayarkan untuk Rel Kereta Api Sulsel

Di Kota Makassar sendiri, ada dua kecamatan yang akan dilintasi jalur kereta api tersebut. Yakni di Kecamatan Biringkanaya sebagai penghubung dengan Kabupaten Maros dan Tamalanrea sebagai titik stasiun.

Camat Biringkanaya, Mahyuddin mengatakan, pemetaan lahan jalur rel kereta api di wilayahnya sudah dilakukan. Hanya saja, sebelum melakukan pembebasan lahan, pihaknya akan memantapkan lokasi jalur-jalur rel dahulu.

Dia mengungkapkan, di Kecamatan Biringkanaya jalur rel kereta api akan dibangun melintasi tiga kelurahan. Yakni di Kelurahan Sudiang, Untia, dan Bulu Rokeng yang berada di kawasan pinggir kota.

“Sudah mulai pemetaan. Tapi kita masih mau pastikan titik koordinatnya di mana. Yang jelas itu kita mulai dari batas kota sampai di Kecamatan Tamalanrea,” kata dia, kemarin.

Setelah pemetaan lahan dilakukan, selanjutnya pihaknya akan mengidentifikasi masyarakat yang memiliki lahan. Kemudian akan diedukasi terlebih dahulu untuk menghindari potensi konflik.

Hanya saja, Mahyuddin mengaku belum mengetahui persis berapa luas lahan yang perlu dibebaskan untuk membuka jalur rel kereta api tersebut. Makanya, hingga saat ini pihaknya belum turun menyampaikan ke masyarakat.

Baca Juga: Proyek Kereta Api Sulsel Jadi Atensi Presiden Jokowi

Sementara itu, Camat Tamalanrea, Muhammad Rezha mengemukakan, proses pembebasan lahan kemungkinan dilakukan di 2022 nanti. Sebab untuk saat ini, PT Kereta Api Indonesi baru menginstruksikan dan memberi gambaran pemetaan lahan dahulu.

Rezha sendiri mengaku sudah mulai mempersiapkan tahapan sosialisasi ke masyarakat di kecamatannya. Apalagi, ada dua kelurahan yang akan dibanguni jalur rel kereta api tersebut. Yakni di Kelurahan Lantebung dan Parangloe.

“Kemungkinan di Kecamatan Tamalanrea ini menjadi titik akhir pembangun rel kereta api. Jadi mungkin di sini juga akan dibangun stasiun untuk pemberhentian kereta,” kata dia.

Sekadar diketahui, pembangunan proyek kereta api Makassar-Parepare ini sudah memasuki tahun keenam sejak dimulai pada 2015 lalu. Data terakhir yang dihimpun hingga September, progresnya sudah 85 persen untuk segmen jalur Mandalle-Labbakang.

Baca Juga: KSP Minta Proyek Kereta Api Sulsel dan MNP Segera Rampung

Di Kabupaten Pangkep, pembangunan jalur kereta api sudah 100 persen. Sementara untuk pembangunan stasiun dan siding track Tonasa telah mencapai 98 persen.

Kemudian di Kabupaten Maros, pembangunan jalur kereta apinya telah mencapai 97,28 persen. Sementara pembangunan stasiun, Depo, dan Balaiyasa kini mencapai 91,87 persen.
(agn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Purwojaya Anjlok di...
Purwojaya Anjlok di Kedunggedeh, Ini Daftar KA Mengalami Keterlambatan
Perbaikan Dua Jalur...
Perbaikan Dua Jalur Stasiun Gubug-Karangjati Grobogan Pascabanjir Rampung, Perjalanan KA Berangsur Normal
Banjir Lumpuhkan Jalur...
Banjir Lumpuhkan Jalur KA Gubug-Karangjati Grobogan
Jalur Kereta di KBB...
Jalur Kereta di KBB Tertimbun Longsor, 5 Perjalanan KA Sempat Terganggu
Mudik Lebaran 2024,...
Mudik Lebaran 2024, KAI Pantau 7 Titik Ruas Rel KA Rawan Bencana
Banjir Terjang Jalur...
Banjir Terjang Jalur Kereta di Grobogan, Perjalanan 5 KA Terganggu
Kereta Maglev China...
Kereta Maglev China Pecahkan Rekor Jarak Tempuh 700 Km hanya dalam 2 Detik
Inspektur Prasarana...
Inspektur Prasarana Perkeretaapian Ditahan KPK terkait Kasus Korupsi Jalur Kereta Api Medan
Sempat Terdampak Banjir,...
Sempat Terdampak Banjir, Jalur Kereta Medan–Binjai Kembali Normal
Rekomendasi
Campus League dan Universitas...
Campus League dan Universitas Pelita Harapan Jalin Kerja Sama Majukan Ekosistem Olahraga
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
Berita Terkini
3 Yayasan Sah di Bawah...
3 Yayasan Sah di Bawah UIN Jakarta, Pengacara: Klaim Sepihak Akan Berdampak Hukum
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
Makin Fleksibel! Keliling...
Makin Fleksibel! Keliling Dunia Nggak Masalah, Daftar BRImo Kini Bisa dari 15 Negara
Bhakti TNI, Satgas Yonif...
Bhakti TNI, Satgas Yonif 631/Antang Bangun MCK di Dagai Puncak Jaya
Wujudkan Desa Mandiri,...
Wujudkan Desa Mandiri, BRI Peduli Dorong Wisata dan Edukasi Berbasis Masyarakat di Ketapanrame
Infografis
Arab Saudi Bangun Jalur...
Arab Saudi Bangun Jalur Kereta Api Landbridge Rp116 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved