Mudik Lebaran 2024, KAI Pantau 7 Titik Ruas Rel KA Rawan Bencana
Rabu, 27 Maret 2024 - 10:21 WIB
loading...
Rel kereta api di wilayah antara Stasiun Pohgajih - Sumberpucung Malang saat diterjang longsor. Foto: MPI/Avirista Midaada
A
A
A
MALANG - Sebanyak tujuh titik diwaspadai PT Kereta Api Indonesia (KAI) karena memiliki kerawanan bencana di masa lebaran 2024. Tujuh titik ini rawan terjadinya bencana seperti banjir dan longsor.
Tujuh titik ini tersebar di wilayah KAI Daop 8 Surabaya, yang membentang mulai dari sisi utara hingga Stasiun Tobo Padangan, di Kabupaten Bojonegoro, di jalur tengah hingga Stasiun Mojokerto, dan jalur selatan hingga Stasiun Wlingi, Kabupaten Blitar.
Manajer Humas PT KAI Daop 8 Surabaya Luqman Arif menuturkan, dari panjang perlintasan rel kereta api di wilayahnya sejauh 530.168 kilometer, dengan melintasi 11 kabupaten kota di Jawa Timur, ada 7 titik jalur rawan.
Baca Juga: Banjir Terjang Jalur Kereta di Grobogan, Perjalanan 5 KA Terganggu
”Ada 7 wilayah, di sini ada dua (jalur antara Stasiun) Pohgajih Wlingi, daerah longsor kemarin, sama Jodipan jembatan, itu menjadi daerah pantauan khusus kami rawan terjadi bencana alam,” ucap Luqman Arif di Stasiun Malang, Rabu (27/3/2024).
Tujuh titik ini tersebar di wilayah KAI Daop 8 Surabaya, yang membentang mulai dari sisi utara hingga Stasiun Tobo Padangan, di Kabupaten Bojonegoro, di jalur tengah hingga Stasiun Mojokerto, dan jalur selatan hingga Stasiun Wlingi, Kabupaten Blitar.
Manajer Humas PT KAI Daop 8 Surabaya Luqman Arif menuturkan, dari panjang perlintasan rel kereta api di wilayahnya sejauh 530.168 kilometer, dengan melintasi 11 kabupaten kota di Jawa Timur, ada 7 titik jalur rawan.
Baca Juga: Banjir Terjang Jalur Kereta di Grobogan, Perjalanan 5 KA Terganggu
”Ada 7 wilayah, di sini ada dua (jalur antara Stasiun) Pohgajih Wlingi, daerah longsor kemarin, sama Jodipan jembatan, itu menjadi daerah pantauan khusus kami rawan terjadi bencana alam,” ucap Luqman Arif di Stasiun Malang, Rabu (27/3/2024).
Lihat Juga :