alexametrics

Pemudik Bekasi Datang Tanpa Surat Bebas Corona, Warga Purwakarta Resah

loading...
Pemudik Bekasi Datang Tanpa Surat Bebas Corona, Warga Purwakarta Resah
Warga Kertabumi yang resah dan khawatir menyikapi kedatangan pemudik dari Bekasi yang merupakan berstatus orang tanpa gejala Corona. Foto: SINDOnews/Asep SupiandiWarga Kertabumi yang resah dan khawatir menyikapi kedatangan pemudik dari Bekasi yang merupak
A+ A-
PURWAKARTA - Warga Kampung Kertabumi, Kelurahan Nagri Kidul, Kabupaten Purwakarta, mendadak resah. Mereka khawatir atas kedatangan satu keluarga pemudik dari Bekasi yang berjumlah tujuh orang.

Keresahan itu muncul karena warga memandang wilayah Bekasi belum aman dari pandemi COVID-19. Apalagi, kedatangan keluarga itu tidak disertai surat yang menyatakan bahwa mereka bebas dari virus Corona.

(Baca: 54 Desa dan Kelurahan di Jabar Kritis COVID-19, Mana Saja?)

Awalnya warga tidak tahu akan kedatangan satu keluarga ke perkampungannya. Karena informasi yang diterima, mereka tidak akan mudik ke Kampung Kertabumi. Bahkan, informasinya hanya barang-barangnya saja yang akan dikirim pada 5 Juni 2020.



“Kenyataannya tidak seperti itu, tahu-tahu keluarga tersebut sudah berada di sini sejak Minggu kemarin. Kami tentu saja sangat resah dan khawatir, apalagi Bekasi menjadi salah satu wilayah yang penyebaran COVID-19 cukup tinggi,” ungkap warga RT 28/4 Kelurahan Nagri Kidul, Agga Riswandian (39), Selasa (2/6/2020).

(Baca: Gubernur Jabar Ungkap Wacana Buka Sekolah pada Januari 2021)



Pernyataan sama juga disampaikan Ketua RT 28, Agus Remani. Bahkan dirinya sudah melaporkan permasalahan tersebut secara berjenjang dari mula Ketua RW, Kelurahan dank e Puskesmas. Hanya saja dari Puskesmas menyarankan untuk diperiksakan ke Rumah Sakit Umum Daerah Bayu Asih dengan biaya sendiri.

“Seharusnya Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan CCOVID-19 Purwakarta cepat tanggap. Namun sampai sekarang tidak ada respons sama sekali. Wajar kalau kami di sini merasa khawatir,” kata dia.
(muh)
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak