Pemudik Bekasi Datang Tanpa Surat Bebas Corona, Warga Purwakarta Resah
Selasa, 02 Juni 2020 - 19:30 WIB
loading...
Warga Kertabumi yang resah dan khawatir menyikapi kedatangan pemudik dari Bekasi yang merupakan berstatus orang tanpa gejala Corona. Foto: SINDOnews/Asep SupiandiWarga Kertabumi yang resah dan khawatir menyikapi kedatangan pemudik dari Bekasi yang merupak
A
A
A
PURWAKARTA - Warga Kampung Kertabumi, Kelurahan Nagri Kidul, Kabupaten Purwakarta , mendadak resah. Mereka khawatir atas kedatangan satu keluarga pemudik dari Bekasi yang berjumlah tujuh orang.
Keresahan itu muncul karena warga memandang wilayah Bekasi belum aman dari pandemi COVID-19. Apalagi, kedatangan keluarga itu tidak disertai surat yang menyatakan bahwa mereka bebas dari virus Corona .
(Baca: 54 Desa dan Kelurahan di Jabar Kritis COVID-19, Mana Saja?)
Awalnya warga tidak tahu akan kedatangan satu keluarga ke perkampungannya. Karena informasi yang diterima, mereka tidak akan mudik ke Kampung Kertabumi. Bahkan, informasinya hanya barang-barangnya saja yang akan dikirim pada 5 Juni 2020.
“Kenyataannya tidak seperti itu, tahu-tahu keluarga tersebut sudah berada di sini sejak Minggu kemarin. Kami tentu saja sangat resah dan khawatir, apalagi Bekasi menjadi salah satu wilayah yang penyebaran COVID-19 cukup tinggi,” ungkap warga RT 28/4 Kelurahan Nagri Kidul, Agga Riswandian (39), Selasa (2/6/2020).
Keresahan itu muncul karena warga memandang wilayah Bekasi belum aman dari pandemi COVID-19. Apalagi, kedatangan keluarga itu tidak disertai surat yang menyatakan bahwa mereka bebas dari virus Corona .
(Baca: 54 Desa dan Kelurahan di Jabar Kritis COVID-19, Mana Saja?)
Awalnya warga tidak tahu akan kedatangan satu keluarga ke perkampungannya. Karena informasi yang diterima, mereka tidak akan mudik ke Kampung Kertabumi. Bahkan, informasinya hanya barang-barangnya saja yang akan dikirim pada 5 Juni 2020.
“Kenyataannya tidak seperti itu, tahu-tahu keluarga tersebut sudah berada di sini sejak Minggu kemarin. Kami tentu saja sangat resah dan khawatir, apalagi Bekasi menjadi salah satu wilayah yang penyebaran COVID-19 cukup tinggi,” ungkap warga RT 28/4 Kelurahan Nagri Kidul, Agga Riswandian (39), Selasa (2/6/2020).
Lihat Juga :