Jika Membahayakan Kepentingan Negara, China Akan Serang AS

Selasa, 02 Juni 2020 - 09:33 WIB
loading...
Jika Membahayakan Kepentingan...
Bendera China dan bendera nasional Amerika Serikat (AS) berkibar di Pennsylvania Avenue dekat Gedung Capitol (Gedung Kongres) AS pada 18 Januari 2011, selama kunjungan kenegaraan Presiden China kala itu Hu Jintao. Foto/REUTER
A A A
BEIJING - China mengancam akan melakukan serangan balik atau balasan setiap tindakan Amerika Serikat (AS) yang membahayakan negaranya. Sikap tegas ini disampaikan setelah Presiden AS Donald Trump berencana membatalkan visa ribuan mahasiswa Beijing yang melakukan study di negeri Pam Sam, yang dianggap sebagai tindakan pengusiran.

Rencana Doland Trump ini sendiri sebagai respons atas keputusan Beijing yang memberlakukan undang-undang keamanan di Hong Kong yang dianggap mengekang kebebasan oposisi. Washington juga memberlakukan beberapa pembatasan baru pada Hong Kong. BACA JUGA : PHK Pilot, Bos Garuda Indonesia Angkat Suara

"Setiap kata dan tindakan yang membahayakan kepentingan China akan ditanggapi dengan serangan balik oleh China. Pembatasan Washington secara serius mencampuri urusan dalam negeri China dan merusak hubungan AS-China," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Zhao Lijian sebagaimana dilansir dari AFP, Selasa (2/6/2020).

Rilis Gedung Putih pada Jumat pekan lalu mengumumkan langkah-langkah yang menargetkan para mahasiswa dan peneliti China atas tuduhan terlibat dalam akuisisi teknologi sensitif Amerika Serikat dan kekayaan intelektual untuk memodernisasi militer Beijing. BACA JUGA : Gubernur Sumut Edy Optimis Mampu Melawan COVID-19

"Ini adalah ancaman bagi vitalitas ekonomi jangka panjang bangsa kita dan keselamatan dan keamanan rakyat Amerika," bunyi rilis Gedung Putih.

Trump pada Jumat juga mengumumkan posisi AS adalah bahwa Hong Kong tidak lagi cukup otonom untuk mendapatkan perlakuan khusus Amerika. "Dan karenanya tunduk pada sejumlah pembatasan," ujar Trump.

Pada hari Jumat, Zhao meminta AS untuk berhenti mencampuri urusan dalam negeri China. Hong Kong adalah koloni kerajaan Inggris dari tahun 1841, ketika direbut oleh Inggris setelah kekalahan China dalam Perang Candu Pertama. Pada 1997, Inggris menyerahkan kendali Hong Kong pada China dan kota itu menjadi wilayah administrasi khusus Republik Rakyat China.
(zai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Imigrasi Tangkap Warga...
Imigrasi Tangkap Warga Negara Amerika Serikat Buronan Kasus Pembunuhan di South Carolina
Warga Negara Amerika...
Warga Negara Amerika Pelaku Pembunuhan dalam Koper Dideportasi
Pabrik Narkoba Liquid...
Pabrik Narkoba Liquid Vape dan Happy Water di Apartemen Ancol Jaringan China-Malaysia
Momen Raden Wijaya Pimpin...
Momen Raden Wijaya Pimpin Prajurit Majapahit Pukul Mundur Pasukan Tartar China
Kisah Kaisar Khubilai...
Kisah Kaisar Khubilai Khan Gagal Kuasai Selat Malaka Akibat Singasari Tancapkan Kekuasaan
Bawa Permen Ganja dari...
Bawa Permen Ganja dari Thailand, Pebasket AS Ditangkap Polisi
Hamas Ungkap Pertemuan...
Hamas Ungkap Pertemuan di Kairo Bahas Penerapan Gencatan Senjata Gaza
AS Pertimbangkan Gunakan...
AS Pertimbangkan Gunakan Aset Iran untuk Biaya Rekonstruksi Negara-negara Teluk
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
Rekomendasi
ByteDance Respons Soal...
ByteDance Respons Soal Kehadiran Mobil Listrik TikTok
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Program CID
Lolos Final Indonesia...
Lolos Final Indonesia Open 2026, Raymond/Joaquin Apresiasi Dukungan Badminton Lovers
Berita Terkini
Momen Siswa SRMP 17...
Momen Siswa SRMP 17 Tabanan Curhat ke Prabowo
Ciangir Disiapkan Jadi...
Ciangir Disiapkan Jadi Penampungan Kompos, Pramono Yakin 9.000 Ton Sampah Jakarta Bisa Tertangani
Pramono Tegaskan 2.843...
Pramono Tegaskan 2.843 Lowongan Padat Karya Program Jangka Pendek
Prabowo Tinjau SRMP...
Prabowo Tinjau SRMP 17 Tabanan, Disambut Yel-yel hingga Tari Kecak dari Siswa
Pramono Yakin CFD Rasuna...
Pramono Yakin CFD Rasuna Said Jadi Ikon Baru Jakarta, Dilirik Wisatawan Mancanegara
Gempa 5,3 Magnitudo...
Gempa 5,3 Magnitudo Guncang Maluku Barat Daya
Infografis
10 Bendera Negara Paling...
10 Bendera Negara Paling Unik di Dunia, Ada yang Bergambar Naga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved