Indah Bahas Pembangunan Karakter saat Beri Kuliah Umum
Jum'at, 24 September 2021 - 22:36 WIB
loading...
A
A
A
“Pembentukan karakter itu ibarat kita melukis atau membentuk jiwanya dulu. Dalam lagu Indonesia Raya yang pertama disebut adalah bangun dulu jiwanya, baru bangun raganya. Nah, saya kira ini adalah pendekatan hakikinya,” kata Indah.
Ia menjelaskan, pembentukan karakter sejatinya berawal dari pendidikan. “Pendidikan karakter itu mewarnai seseorang dalam golden age-nya, di 1.000 hari pertamanya, pendidikan karakter dimulai di masa janin,” jelasnya.
Kata Indah, kesuksesan itu tidak ada yang datang dengan tiba-tiba, melainkan butuh proses yang panjang hingga kesuksesan bisa dicapai. “Manusia itu berproses untuk bisa sukses. Tidak ada yang tiba-tiba sukses, tapi kenyataannya kita lebih banyak melihat hasil, ketimbang melihat proses,” papar Indah.
Untuk itu, dia mengajak semua mahasiswa UPRI untuk tetap menjadi pribadi-pribadi tangguh yang tidak mudah menyerah pada keadaan.
“Hari ini kita melihat sebuah proses yang panjang, di mana UPRI yang kita lihat sekarang adalah hasil dari sebuah proses yang sangat panjang. Yang berproses itu biasanya lebih eternal atau abadi, karena itulah yang membentuk seseorang lebih fight, dan tidak manja,” imbuhnya.
Ia menjelaskan, pembentukan karakter sejatinya berawal dari pendidikan. “Pendidikan karakter itu mewarnai seseorang dalam golden age-nya, di 1.000 hari pertamanya, pendidikan karakter dimulai di masa janin,” jelasnya.
Kata Indah, kesuksesan itu tidak ada yang datang dengan tiba-tiba, melainkan butuh proses yang panjang hingga kesuksesan bisa dicapai. “Manusia itu berproses untuk bisa sukses. Tidak ada yang tiba-tiba sukses, tapi kenyataannya kita lebih banyak melihat hasil, ketimbang melihat proses,” papar Indah.
Untuk itu, dia mengajak semua mahasiswa UPRI untuk tetap menjadi pribadi-pribadi tangguh yang tidak mudah menyerah pada keadaan.
“Hari ini kita melihat sebuah proses yang panjang, di mana UPRI yang kita lihat sekarang adalah hasil dari sebuah proses yang sangat panjang. Yang berproses itu biasanya lebih eternal atau abadi, karena itulah yang membentuk seseorang lebih fight, dan tidak manja,” imbuhnya.
Lihat Juga :