Gerakan Massa Blitar Ora Didol Segel Pembuangan Limbah PT Greenfields
Jum'at, 24 September 2021 - 19:41 WIB
loading...
A
A
A
Kepada Bupati Blitar, Rini Syarifah, massa membentangkan poster bertuliskan "Janjimu Palsu Mak Rini". "Aksi yang kita lakukan adalah batas toleransi kita terhadap pengerusakan lingkungan yang berlangsung bertahun-tahun," kata Anna Luthfie.
Sejak mendirikan peternakan sapi perah (Farm 2) di Kecamatan Wlingi, pada tahun 2018. Luthfie melihat PT Greenfields tidak memiliki good will atau niat baik terhadap lingkungan.
Baca juga: Janda Ngaku Perawan, Pengusaha Cantik Asal Malang Tak Ditahan Kejati Jatim
Limbah kotoran sapi sebanyak 1.500 ton per hari, tidak diolah dengan baik. Di saat penuh, limbah yang berada di lagoon langsung dialirkan ke sungai. Akibatnya air sungai menjadi kotor sekaligus berbau busuk.
Banyak ikan yang mati. Termasuk ikan di kolam milik warga yang airnya berasal dari sungai, juga ikut mati. "Tidak hanya sungai. Ini juga mencemari sumber-sumber air yang ada," kata Luthfie.
Menurut Luthfie, kalau memiliki good will, harusnya PT Greenfields menambah investasi pengolahan limbah cair. Apalagi nominal yang dibutuhkan untuk investasi tersebut, kata Luthfie tidak ada 10 % dari keuntungan bisnis yang dicapai. Yakni puluhan miliar. "Tapi Good will saja mereka tidak punya," terang Luthfie.
Baca juga: Daerah Rawan KKB Itu Kini Jadi Destinasi Wisata Menakjubkan di Papua
Sejak mendirikan peternakan sapi perah (Farm 2) di Kecamatan Wlingi, pada tahun 2018. Luthfie melihat PT Greenfields tidak memiliki good will atau niat baik terhadap lingkungan.
Baca juga: Janda Ngaku Perawan, Pengusaha Cantik Asal Malang Tak Ditahan Kejati Jatim
Limbah kotoran sapi sebanyak 1.500 ton per hari, tidak diolah dengan baik. Di saat penuh, limbah yang berada di lagoon langsung dialirkan ke sungai. Akibatnya air sungai menjadi kotor sekaligus berbau busuk.
Banyak ikan yang mati. Termasuk ikan di kolam milik warga yang airnya berasal dari sungai, juga ikut mati. "Tidak hanya sungai. Ini juga mencemari sumber-sumber air yang ada," kata Luthfie.
Menurut Luthfie, kalau memiliki good will, harusnya PT Greenfields menambah investasi pengolahan limbah cair. Apalagi nominal yang dibutuhkan untuk investasi tersebut, kata Luthfie tidak ada 10 % dari keuntungan bisnis yang dicapai. Yakni puluhan miliar. "Tapi Good will saja mereka tidak punya," terang Luthfie.
Baca juga: Daerah Rawan KKB Itu Kini Jadi Destinasi Wisata Menakjubkan di Papua
Lihat Juga :