DPMPTSP Bontang Ditarget Tingkatkan Nilai Investasi 2026

Senin, 11 Mei 2026 - 18:34 WIB
loading...
DPMPTSP Bontang Ditarget...
Kota Bontang kian memantapkan langkahnya sebagai motor penggerak ekonomi utama di Kalimantan Timur (Kaltim) demi menapaki tahun 2026. Foto: Ist
A A A
BONTANG - Kota Bontang kian memantapkan langkahnya sebagai motor penggerak ekonomi utama di Kalimantan Timur (Kaltim) demimenapaki tahun 2026. Kota Taman ini diproyeksikan menjadi episentrum penanaman modal dengan target yang cukup ambisius.

Kepala DPMPTSP Bontang Muhammad Aspian Nur mengatakan, berdasarkan hasil Rapat Konsolidasi dan Sinkronisasi Data Realisasi Investasi se-Kaltim yang digelar 2 April 2026, pihaknya dipatok untuk menyumbang angka investasi sebesar Rp3,42 triliun.

Baca juga: Pemkot Bontang Pelajari Program Pendidikan Gratis Kabupaten Gowa

“Target ini mengalami kenaikan signifikan sebesar 11,24 persen dibandingkan capaian tahun sebelumnya yang berada di angka Rp3,08 triliun,” ujarnya, Senin (11/5/2026).

Meski target yang diberikan Pemprov Kaltim lebih tinggi dari rencana awal pemerintah daerah, optimisme justru terpancar dari realisasi di lapangan. Tercatat, pada Triwulan I (Januari-Maret) 2026, Kota Bontang sudah tancap gas dengan mencatatkan realisasi investasi sebesar Rp796,78 miliar.

Komposisi modal pada awal tahun ini masih dipimpin para pemodal dalam negeri, namun minat investor asing tetap terjaga dengan baik. PMDN (Penanaman Modal Dalam Negeri) tercatat menyumbang Rp707,31 miliar atau sekitar 88,77 persen. Disusul PMA (Penanaman Modal Asing) yang mencatatkan angka Rp89,46 miliar atau sebesar 11,23 persen.

Investasi di Bontang terbagi dalam tiga zona strategis yang memiliki karakteristik unik di masing-masing wilayah:
1. Bontang Utara (Jantung Industri): Masih menjadi penyumbang terbesar melalui sektor industri kimia dasar dan farmasi. Nama-nama besar seperti Kaltim Methanol terus memperkuat produksinya di sini
2. Bontang Selatan (Kawasan Urban): Fokus pada pembangunan perumahan, kawasan industri, dan perkantoran seiring meningkatnya populasi dan aktivitas ekonomi
3. Bontang Barat (Hub Perdagangan): Sektor jasa dan kuliner (restoran) mendominasi diperkuat dengan hadirnya pemain besar seperti Fast Food Indonesia yang menunjukkan kuatnya daya beli warga
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Raih Opini WTP ke-13,...
Raih Opini WTP ke-13, Pemprov Kaltim Komitmen Pengelolaan Keuangan Transparan
Bontang Lestari dan...
Bontang Lestari dan KIE Siap Jadi Magnet Baru Kaltim
Kaltim Tawarkan Industri...
Kaltim Tawarkan Industri Fatty Amine Rp1,88 Triliun di Bontang
Pemkot Bontang Buka...
Pemkot Bontang Buka Karpet Merah Industri Pengalengan Ikan
Kota Bontang Buktikan...
Kota Bontang Buktikan Daya Tarik Investasi, Sinyal Positif bagi Investor Baru
Gubernur Kaltim: Sejumlah...
Gubernur Kaltim: Sejumlah Item Renovasi Rumah Jabatan Gunakan Anggaran Pribadi
Bukan Utang, Purbaya...
Bukan Utang, Purbaya Tegaskan Pendanaan AIIB Rp303 Triliun Murni Investasi
Emas Now Tawarkan Investasi...
Emas Now Tawarkan Investasi Logam Mulia Lebih Inklusif
Tips MotionTrade: Waspada...
Tips MotionTrade: Waspada Janji Keuntungan Tinggi Tanpa Risiko, Intip Ciri Umum Investasi Ilegal
Rekomendasi
Finlandia Izinkan Wilayahnya...
Finlandia Izinkan Wilayahnya Jadi Lokasi Pengerahan Senjata Nuklir NATO, Rusia Terancam
Ghana Lolos ke 32 Besar,...
Ghana Lolos ke 32 Besar, Skotlandia Tersingkir dan Steve Clarke Mundur
Mohamed Salah Cedera,...
Mohamed Salah Cedera, Mesir Deg-degan Jelang Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
Berita Terkini
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, Ribuan Warga Padati CFD Sudirman-Thamrin Saksikan Karnaval Budaya
Kemenag Cabut Izin Pesantren...
Kemenag Cabut Izin Pesantren Ibadurrahman Buntut Kasus Kekerasan Seksual
Sinara Fest 2026 NTB...
Sinara Fest 2026 NTB Wujud Dukungan BPDP Terhadap Ketahanan Pangan dan UMKM
Bertemu Pramono, Ketum...
Bertemu Pramono, Ketum Rekat Indonesia Dukung Program Pemberdayaan UMKM Pemprov DKI
Kekeringan Landa NTB...
Kekeringan Landa NTB dan Jawa Tengah, Ribuan Warga Terdampak
Gempa M4,9 Guncang Lampung,...
Gempa M4,9 Guncang Lampung, BMKG: Akibat Sesar Aktif
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved