alexametrics

New Normal, Proses Belajar di Palembang Terapkan Ganjil Genap

loading...
New Normal, Proses Belajar di Palembang Terapkan Ganjil Genap
Kepala Disdik Palembang, Ahmad Zulinto: Akan ada metode baru dalam proses belajar mengajar selama pandemi COVID-19 masih mewabah. Foto SINDOnews/Dede Ferbriansyah
A+ A-
PALEMBANG - Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Palembang menerbitkan Surat Edaran tentang Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di Palembang yang bakal kembali dimulai seperti semula saat penerapan new normal atau normal baru berlaku.

Kepala Disdik Palembang, Ahmad Zulinto mengatakan, akan ada metode baru dalam proses belajar mengajar selama pandemi COVID-19 masih mewabah. "Ada skenario KBM yang tercantum dalam surat edaran di tengah pandemi corona dengan masa kebijakan normal baru pasca dua bulan belajar di rumah," ujarnya, Senin (01/06/2020).

Selama pandemi COVID-19, kata Zulinto, setiap sekolah wajib menyediakan alat pendukung protokol kesehatan seperti hand sanitizer, masker dan penyemprotan disinfeksi secara berkala. Sebab dalam poin kedua di surat tersebut menyatakan pada 15 Juni 2020 sekolah beroperasional kembali.

"Tertuang pedoman bagi peserta didik yang ada di poin kedua isinya kembali belajar sesuai tanggal ditetapkan karena belajar dari rumah diperpanjang hanya sampai 13 Juni 2020, apabila belum dapat dilaksanakan karena kebijakan baru maka akan ada pemberitahuan kemudian," katanya. (Baca juga:Masih Zona Merah, Prana Putra: Lubuklinggau Menuju New Normal)



Selain itu, lanjutnya, jadwal masuk sekolah siswa atau peserta didik akan diatur secara bergiliran pada Senin, Rabu, Jumat bagi peserta didik dengan nomor absen ganjil, dan Selasa, Kamis, Sabtu bagi peserta didik dengan nomor absen genap.

Pada KBM saat normal baru akan dimulai pada pukul 08.00 WIB hingga pukul 11.30 WIB, dengan lama pembelajaran dalam satu jam pelajaran 30 menit dan tidak ada waktu jedah untuk Istirahat.



"Setiap peserta didik wajib mematuhi protokol kesehatan dan membawa makanan minuman dari rumah, tidak berkerumun atau menjaga jarak, baik saat melaksanakan pembelajaran di kelas maupun di luar kelas," terangnya. (Baca juga: Update Covid-19 Sumsel: 982 Positif, 203 Sembuh, dan 34 Meninggal)

Zulinto menegaskan, dalam poin kedua di surat edaran, pihaknya telah mengatur tanggal masuk. Namun bisa saja, suatu waktu sistem KBM di sekolah berubah menyesuaikan kondisi pandemi COVID-19. "Kami juga terapkan pada saat siswa kembali pulang ke rumah, waktunya diatur agar tidak bersamaan atau satu persatu," tegasnya.
halaman ke-1 dari 2
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak