Gedung Sekolah di Karawang Roboh, Siswa SD Terpaksa Belajar di Rumah Warga

Senin, 24 Oktober 2022 - 14:29 WIB
loading...
Gedung Sekolah di Karawang Roboh, Siswa SD Terpaksa Belajar di Rumah Warga
Kondisi bangunan SDN Muarabaru 1, Karawang, Jawa Barat, roboh. Siswa terpaksa belajar di rumah warga.
A A A
KARAWANG - Kasus gedung sekolah roboh kembali terjadi di Karawang. Kali ini menimpa SDN Muarabaru 1, Desa Muarabaru, Kecamatan Cilamaya Wetan, Karawang.

Tidak ada korban dalam peristiwa tersebut. Namun para siswa harus mengungsi dan belajar di rumah warga.

Kepala Sekolah SDN Muarabaru 1, Ato Sukanto mengatakan sekolah roboh terjadi Sabtu (22/10/2022) saat terjadi hujan lebat hingga malam hari. Pihak sekolah mendapat kabar sekolah roboh dari warga sekitar. Kemudian esok harinya, Minggu (23/10/2022) pihak sekolah membersihkan puin-puing bangunan sekolah.

Baca juga: Polres Karawang Kurangi Tilang Manual Sejak 3 Bulan Lalu, Gencar Edukasi Masyarakat

"Kondisinya sudah tidak bisa digunakan lagi untuk belajar mengajar. Untuk sementara siswa belajar di rumah warga," kata Ato, Senin (24/10/2022).

Menurut Ato, saat sekolah roboh tidak ada orang didalamnya, sehingga tidak ada korban. Hanya saja hampir seluruh bangunan sudah tidak bisa digunakan untuk belajar mengajar. " Ada 3 kelas yang roboh malam itu. Namun kelas lainnya juga sudah tidak bisa digunakan sejak lama karena sudah tidak layak. 3 kelas yang roboh ini sebelumnya digunakan secara bergantian," katanya.

Ato mengatakan, 3 kelas yang roboh membuat seluruh bangunan sekolah tidak bisa digunakan. Pihak sekolah terpaksa meminta kerelaan warga sekitar menggunakan rumahnya untuk belajar mengajar. "Dalam kondisi apapun proses belajar mengajar tidak boleh berhenti. Kami gunakan rumah tetanggga meski dihalaman rumah," katanya.

Menurut Ato, bangunan sekolah sudah berusia 14 tahun dan belum pernah.mendapat perbaikan dari pemerintah. Padahal pihak sekolah sudah.melaporkan kondisi sekolah yang sudah tidak layak pakai dan berbahaya bagi siswa dan guru saat belajar. "Kami sudah melaporkan kondisi sekolah yang sudah tidak layak pakai. Namun sampai akhirnya roboh belum juga mendapat tanggapan pemerintah," katanya.

Menurut Ato, pihaknya.berharap pemerintah segera membangun kembali sekolah yang roboh. Sebab belajar dirumah warga tidak akan maksimal hingga harus segera kembali kesekolah. "Harus segera dibangun biar siswa kembali ke sekolah. Kami berharap secepatnya dibangun," katanya.
(msd)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.3535 seconds (11.210#12.26)