Jelang PON Papua, Ancaman Penyakit Malaria Perlu Diwaspadai

Senin, 20 September 2021 - 09:34 WIB
loading...
Jelang PON Papua, Ancaman...
Tak hanya Covid-19 yang perlu menjadi perhatian, tapi juga ancaman penyakit malaria saat perhelatan PON Papua. Foto/Ilustrasi
A A A
MAKASSAR - Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua segera dihelat pada 2 sampai 15 Oktober 2021. Segala persiapan pun dimatangkan, termasuk persoalan kesehatan. Tak hanya Covid-19 yang perlu menjadi perhatian, tapi juga ancaman penyakit malaria .

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan ( Menko PMK ) Muhadjir Effendy mengingatkan panitia penyelenggara maupun Dinas Kesehatan Papua untuk memperhatikan kesiapan layanan kesehatan.

“Jangan cuma Covid-19 saja, tapi Papua ini saya lihat juga masih rentan untuk penyakit-penyakit lain, terutama Malaria. Jadi tolong ini juga agar diperhatikan kesiapan layanan kesehatannya,” uajr Muhadjir, Minggu (19/9/2021).

Baca Juga: TNI-POLRI Pastikan Pengamanan Pelaksanaan PON Papua

PON XX Papua tinggal menghitung hari. Pemerintah dan panitia penyelenggara mengklaim segala persiapan, mulai dari sarana prasarana hingga perlengkapan pertandingan, sudah selesai sesuai target dan tinggal memasuki tahap penyempurnaan.

“Insya Allah selesai untuk sarana prasarana. Segala masukan nanti akan kita perdetail dan kita upayakan untuk coba nanti kita akomodasi,” kata Muhadjir.

Sementara Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Menteri PUPR) Basuki Hadimuljono mengungkapkan, dari berbagai laporan, termasuk dari hasil kunjungan kerja sejumlah menteri ke Papua, persiapan untuk sarana prasarana (sarpras) sempat ditemukan beberapa hal yang perlu disempurnakan.

Ia mencontohkan, untuk lapangan tembak perlu diperbaiki tanggul pengaman di belakang guna mencegah agar peluru tidak berbalik. Namun hal itu sudah ditangani dengan segera dan ditambah 5.000 karung untuk penahan.

“Saya kira apa yang direkomendasikan terkait kesiapan untuk sarpras yang krusial itu sudah dilakukan penanganan,” katanya.

Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga (Seskemenpora) Gatot S Dewa Broto menyampaikan, saat ini atau tepatnya 15 hari menuju pembukaan dan 5 hari menuju pertandingan pertama ajang PON XX Papua, sudah ada sebagian kontigen yang datang.

“Sebagian cabor juga sudah ada yang datang, baik untuk pembinaan pelatihan atau untuk penyesuaian medan,” ucapnya.

Baca Juga: Jelang PON Papua, DPR Sarankan BNPT Buat Peta Situasi Ancaman Terorisme

Menurut Gatot, keberhasilan PON sangat tergantung pada kepatuhan protokol kesehatan. Untuk itu, para atlet sebelum berangkat ke Papua sudah dikarantina di daerah asal, baik per cabor maupun per kontingen. Kemudian dilakukan tes PCR dan setibanya di Papua kembali di-screening. PB PON beserta jajaran kesehatan telah siap apabila diperlukan tindak lanjut kesehatan.

Pada lain sisi, pemerintah, KONI pusat, dan PB PON, sudah mengantisipasi kemungkinan dihadirkannya penonton. Untuk upacara pembukaan, disarankan maksimum kehadiran 25%, terdiri dari undangan, petugas, dan atlet. Termasuk penonton, dari 40 ribu, sekitar 10 ribu yang disarankan.

“Untuk pelaksanaannya, kita akan pakai rujukan PPKM Level 3. Kami menyarankan untuk lapangan terbuka bisa dihadirkan maksimum 20%, termasuk pengamanan, unsur official, atlet, dan penonton. Untuk di ruang tertutup disarankan yang hadir 10% sehingga tidak melanggar aturan prokes,” tandasnya.

(agn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Miris! Honor Ribuan...
Miris! Honor Ribuan Pegawai Pendukung PON XX Papua 6 Bulan Belum Dibayar
Honor Tim Medis PON...
Honor Tim Medis PON XX Papua Tak Kunjung Dibayar, DPR Papua Minta Audit
Senyum Peraih Medali...
Senyum Peraih Medali Emas PON Papua, Bebas SPP hingga Kemudahan Proses Akademik
Dipastikan Dapat Bonus,...
Dipastikan Dapat Bonus, Atlet PON Kota Bandung Harus Bersabar hingga Tahun Depan
Gubernur Khofifah Siapkan...
Gubernur Khofifah Siapkan Bonus bagi Peraih Medali PON XX Papua 2021, Kapan Cair?
Ridwan Kamil Janjikan...
Ridwan Kamil Janjikan Bonus Ratusan Juta Rupiah untuk Atlet Peraih Medali PON Papua
KPK Dalami Pengelolaan...
KPK Dalami Pengelolaan Dana PON Papua oleh Lukas Enembe
Atlet Bantaeng Peraih...
Atlet Bantaeng Peraih Medali PON Papua Dapat Hadiah
Pemprov Sulsel Cairkan...
Pemprov Sulsel Cairkan Bonus Atlet Peraih Medali PON dan Peparnas, Nilainya Rp13 M
Rekomendasi
Keluarga Bantah Kabar...
Keluarga Bantah Kabar Haji Bolot Meninggal Dunia, Cucu: Hoaks!
Meksiko dan Tradisi...
Meksiko dan Tradisi Start Sempurna di Piala Dunia
Bareskrim Tangkap Kartel...
Bareskrim Tangkap Kartel Narkoba Asal Australia sebelum Terbang dengan Jet Pribadi
Berita Terkini
3 Mantan Kapolda Jabar...
3 Mantan Kapolda Jabar yang Duduk di Kabinet Prabowo, 1 di Antaranya Wakapolri
BEM UI: Ekonomi Hanya...
BEM UI: Ekonomi Hanya Tumbuh di Atas Kertas, di Meja Makan Rakyat Tidak Ada yang Berubah
BEM UI Gelar Aksi di...
BEM UI Gelar Aksi di Bundaran HI, Pengendara Diimbau Cari Rute Alternatif
Mahasiswa Turun ke Jalan...
Mahasiswa Turun ke Jalan Hari Ini, 4.151 Personel Gabungan Dikerahkan
China Bakal Bangun Pusat...
China Bakal Bangun Pusat Padi dan Sekolah Vokasi di Papua
GTV Targetkan Ribuan...
GTV Targetkan Ribuan Peserta Liga Bintang Juara, Siapkan Babak Nasional di Jakarta
Infografis
Virus Hanta Merebak!...
Virus Hanta Merebak! Ini 5 Gejalanya yang Perlu Diwaspadai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved