Siksa 3 Suster di Luar Batas Kemanusiaan, Kekejaman KKB Menuai Beragam Kecaman
Sabtu, 18 September 2021 - 11:48 WIB
loading...
A
A
A
Menurutnya, perbuatan para pelaku penyerangan sangat kejam dan telah menodai nilai-nilai kemanusiaan. Nakes yang dibunuh, merupakan seorang wanita yang telah mengabdikan diri di distrik terjauh dari ibu kota Kabupaten Pegunungan Bintang. "Para pelaku penyerangan telah membuat kekacauan," tegas Paulus Waterpauw.
![Siksa 3 Suster di Luar Batas Kemanusiaan, Kekejaman KKB Menuai Beragam Kecaman]()
Kecaman dan pesan pilu atas serangan brutal terhadap para nakes di Distrik Kiwirok tersebut, juga disampaiakan mantan Kepala Dinas Kesehatan Pegunungan Bintang, sekaligus Inisiator Satgas Perubahan Kabupaten Pegunungan Bintang, Yeremias Tapyor.
Yeremias Tapyor begitu terpukul atas meninggalnya suster Gebriella Meilani, dan kondisi para nakes yang menjadi serangan brutal tersebut. Pasalnya Yeremias Tapyor merupakan orang yang merekrut mereka sebagai tenaga medis, dan melayani di Distrik Kiwirok.
Baca juga: Dihujani Peluru KKB, Pasukan Raider Evakuasi Jenazah Suster Gabriela Meliani di Pedalaman Papua
"Tidak disangka, peristiwa itu terjadi disaat engkau yang berjuang menyelamatkan orang Papua di Pegunungan Bintang dari kepunahan, justru menjadi korban di tempat tugas. Saya sebagai mantan pimpinan sekaligus menjadi orang tua engkau dan kawan-kawanmu di Pegunungan Bintang, saat ini merasa hati ini hancur tercabik-cabik melihat berita duka yang sedang tersebar di media ini," ucap Yeremias.
"Saya membekali kalian dengan pelayanan kasih bukan dengan senjata yang mematikan. Sungguh memiluhkan hati. Saya berani menempatkan kalian melayani di pelosok negeriku, karena saya merasa masyarakat di negeriku cinta damai," tandasnya.

Kecaman dan pesan pilu atas serangan brutal terhadap para nakes di Distrik Kiwirok tersebut, juga disampaiakan mantan Kepala Dinas Kesehatan Pegunungan Bintang, sekaligus Inisiator Satgas Perubahan Kabupaten Pegunungan Bintang, Yeremias Tapyor.
Yeremias Tapyor begitu terpukul atas meninggalnya suster Gebriella Meilani, dan kondisi para nakes yang menjadi serangan brutal tersebut. Pasalnya Yeremias Tapyor merupakan orang yang merekrut mereka sebagai tenaga medis, dan melayani di Distrik Kiwirok.
Baca juga: Dihujani Peluru KKB, Pasukan Raider Evakuasi Jenazah Suster Gabriela Meliani di Pedalaman Papua
"Tidak disangka, peristiwa itu terjadi disaat engkau yang berjuang menyelamatkan orang Papua di Pegunungan Bintang dari kepunahan, justru menjadi korban di tempat tugas. Saya sebagai mantan pimpinan sekaligus menjadi orang tua engkau dan kawan-kawanmu di Pegunungan Bintang, saat ini merasa hati ini hancur tercabik-cabik melihat berita duka yang sedang tersebar di media ini," ucap Yeremias.
"Saya membekali kalian dengan pelayanan kasih bukan dengan senjata yang mematikan. Sungguh memiluhkan hati. Saya berani menempatkan kalian melayani di pelosok negeriku, karena saya merasa masyarakat di negeriku cinta damai," tandasnya.
(eyt)
Lihat Juga :