Siksa 3 Suster di Luar Batas Kemanusiaan, Kekejaman KKB Menuai Beragam Kecaman

Sabtu, 18 September 2021 - 11:48 WIB
loading...
Siksa 3 Suster di Luar...
Video kebrutalan KKB OPM saat menyerang Puskesmas di Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, pada Senin (13/9/2021) beredar luas di media sosial. Foto/iNews TV/Chanry Andrew Suripatty
A A A
JAYAPURA - Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Organisasi Papua Merdeka (OPM) melakukan aksi brutal di Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, pada Senin (13/9/2021). Kekejamannya menyiksa para tenaga kesehatan (Nakes), sudah di luar batas kemanusiaan.

Baca juga: Beredar Video Kesaksian Nakes Tentang Kekejaman KKB, 3 Suster Dilucuti Pakaian Dalamnya, Disiksa dan Dilempar ke Jurang

Video penyerangan brutal itu beredar luas di media sosial. Dalam video amatir yang beredar tersebut, para anggota KKB OPM nampak melempari sejumlah fasilitas publik dengan batu, lalu membakarnya.



Bukan hanya itu, kesadisan para anggota KKB OPM juga terungkap dalam video kesaksian seorang nakes yang menjadi korban serangan brutal tersebut. Nakes pria yang identitasnya dilindungi demi keamanan, menyebut anggota KKB OPM mengepung para nakes dari segala penjuru.

Baca juga: Ibu dan Anak Gadisnya Dibunuh dan Dilucuti Pakaiannya, Yoris: Alphard Itu Tak Ada Kunci Rahasianya

Saat kejadian, kebutulan nakes pria ini bersama tiga suster terjebak di dalam gedung asrama yang diserang KKB OPM. "Saat gedung telah terbakar, kami terpaksa harus lari keluar menyelamatkan diri. Ternyata di luar gedung kami telah dikepung orang-orang bersenjata panah dan parah," ungkapnya.

Tiga suster yang terkepung mencoba lari ke jurang untuk menyelamatkan diri. Namun di jurang suster-suster tersebut dikerja oleh anggota KKB OPM, lalu disiksa di luar batas kemanusiaan. "Semua suster dilucuti pakaiannya. Maaf...bahkan alat kelaminnya ditikam pakai parang," ungkap nakes itu sambil terisak.

Baca juga:

Dalam video yang beredar, usai melakukan aksi sadisnya para anggota KKB OPM yang menenteng berbagai jenis senjata tersebut, nampak dengan gembira menari dan menyanyi berlatar belakang kobaran api yang membakar gedung-gedung fasilitas publik.

Sebanyak 10 orang berhasil dievakuasi menggunakan helikopter TNI AU. Di antaranya sembilan nakes yakni, Lukas Luji, Marthinus Deni Setya, Siti Khotijah, Restu Pamanggi, Marselinus Ola Atanila, Patra, Emanuel Abi, Katrianti Tandila, dan Kristina Sampe Tonapa. Satu lagi anggota Yonif 403/WP Pratu Ansar yang tertembak lengannya.

Siksa 3 Suster di Luar Batas Kemanusiaan, Kekejaman KKB Menuai Beragam Kecaman


Para korban selamat ini kini menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Marthen Indey, Jayapura, Papua. Kasdam Cenderawasih, Brigjend TNI Bambang Trisnohadi menyampaikan duka cita mendalam dan mengutuk keras kekejaman KKB OPM.

" KKB OPM di bawah pimpinan Lamek Taplo bersama Komite Nasional Papua Barat (KNPB) berada di balik aksi kekerasan di luar batas kemanusiaan ini. Kami dari Kodam Cenderawasih, bersama Polri, akan menumpas aksi kekerasan di luar batas kemanusiaan tersebut," tegas Bambang Trisnohadi.

Baca juga: Siaran Langsung Masturbasi dan Tunjukkan 'Anunya', Selebgram Cantik Ini Raup Rp30 Juta

Sebelumnya, Kabaintelkam Mabes Polri, Komjen Pol. Paulus Waterpauw juga mengutuk keras tindakan kekerasan di luar batas kemanusiaan tersebut. Bahkan, jenderal polisi bintang tiga ini meminta Polda Papua menumpas hidup atau mati KKB OPM.

Menurutnya, perbuatan para pelaku penyerangan sangat kejam dan telah menodai nilai-nilai kemanusiaan. Nakes yang dibunuh, merupakan seorang wanita yang telah mengabdikan diri di distrik terjauh dari ibu kota Kabupaten Pegunungan Bintang. "Para pelaku penyerangan telah membuat kekacauan," tegas Paulus Waterpauw.

Siksa 3 Suster di Luar Batas Kemanusiaan, Kekejaman KKB Menuai Beragam Kecaman


Kecaman dan pesan pilu atas serangan brutal terhadap para nakes di Distrik Kiwirok tersebut, juga disampaiakan mantan Kepala Dinas Kesehatan Pegunungan Bintang, sekaligus Inisiator Satgas Perubahan Kabupaten Pegunungan Bintang, Yeremias Tapyor.

Yeremias Tapyor begitu terpukul atas meninggalnya suster Gebriella Meilani, dan kondisi para nakes yang menjadi serangan brutal tersebut. Pasalnya Yeremias Tapyor merupakan orang yang merekrut mereka sebagai tenaga medis, dan melayani di Distrik Kiwirok.

Baca juga: Dihujani Peluru KKB, Pasukan Raider Evakuasi Jenazah Suster Gabriela Meliani di Pedalaman Papua

"Tidak disangka, peristiwa itu terjadi disaat engkau yang berjuang menyelamatkan orang Papua di Pegunungan Bintang dari kepunahan, justru menjadi korban di tempat tugas. Saya sebagai mantan pimpinan sekaligus menjadi orang tua engkau dan kawan-kawanmu di Pegunungan Bintang, saat ini merasa hati ini hancur tercabik-cabik melihat berita duka yang sedang tersebar di media ini," ucap Yeremias.

"Saya membekali kalian dengan pelayanan kasih bukan dengan senjata yang mematikan. Sungguh memiluhkan hati. Saya berani menempatkan kalian melayani di pelosok negeriku, karena saya merasa masyarakat di negeriku cinta damai," tandasnya.
(eyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Bakal Bangun Pusat...
China Bakal Bangun Pusat Padi dan Sekolah Vokasi di Papua
Gempa Magnitudo 5,4...
Gempa Magnitudo 5,4 Guncang Sarmi Papua
Update Ledakan Bom Sisa...
Update Ledakan Bom Sisa Perang Dunia II di Biak Numfor Papua: 19 Orang Terluka, 55 Mengungsi
Anggota KKB Pelaku Pembakaran...
Anggota KKB Pelaku Pembakaran Perumahan Pemkab dan Penembakan Pesawat Ditangkap
Dana Otsus Papua 2026...
Dana Otsus Papua 2026 Capai Rp12,69 Triliun, Wempi Wetipo: Saatnya Evaluasi Menyeluruh
MBG di Papua Perkuat...
MBG di Papua Perkuat Gizi dan Gerakkan Ekonomi Lokal
Bangun Pertanian di...
Bangun Pertanian di Papua, Pemerintah Gelontorkan Rp5 Triliun
Semangat Otsus Harus...
Semangat Otsus Harus Tercermin dalam Desain Politik Papua
Investasi Jangka Panjang:...
Investasi Jangka Panjang: Kolaborasi Pendidikan demi Masa Depan Berkelanjutan di Papua
Rekomendasi
Beda dengan PKB, Golkar...
Beda dengan PKB, Golkar Pilih Hormati Sikap PDIP sebagai Partai Penyeimbang
Kronologi Penangkapan...
Kronologi Penangkapan Roy Suryo, Refly: Untung Masih Sempat Salat Subuh, tapi Belum Mandi
Ungkap Kekerasan Obstetri...
Ungkap Kekerasan Obstetri di RS, Dokter Wanita Ini Ditangkap atas Tuduhan Sebar Hoaks
Berita Terkini
Ratusan Mahasiswa Trisakti...
Ratusan Mahasiswa Trisakti Bakal Geruduk DPR, Bawa Tiga Tuntutan Rakyat
Warga Tangsel Resah...
Warga Tangsel Resah Dipungut Biaya Pemakaman hingga Jutaan Rupiah
Aksi Perampokan di Menteng,...
Aksi Perampokan di Menteng, Korban Kritis Akibat 7 Luka Tusuk
Partai Perindo Perkuat...
Partai Perindo Perkuat Akar Rumput di Yalimo, Kader Didorong Turun ke Masyarakat
HCML Gandeng PMI Gelar...
HCML Gandeng PMI Gelar Donor Darah, Tumbuhkan Kepedulian Sesama
7.000 Massa Gelar Unjuk...
7.000 Massa Gelar Unjuk Rasa Dukung Pemerintahan Prabowo di Silang Monas
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved