Siksa 3 Suster di Luar Batas Kemanusiaan, Kekejaman KKB Menuai Beragam Kecaman
Sabtu, 18 September 2021 - 11:48 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga:
Dalam video yang beredar, usai melakukan aksi sadisnya para anggota KKB OPM yang menenteng berbagai jenis senjata tersebut, nampak dengan gembira menari dan menyanyi berlatar belakang kobaran api yang membakar gedung-gedung fasilitas publik.
Sebanyak 10 orang berhasil dievakuasi menggunakan helikopter TNI AU. Di antaranya sembilan nakes yakni, Lukas Luji, Marthinus Deni Setya, Siti Khotijah, Restu Pamanggi, Marselinus Ola Atanila, Patra, Emanuel Abi, Katrianti Tandila, dan Kristina Sampe Tonapa. Satu lagi anggota Yonif 403/WP Pratu Ansar yang tertembak lengannya.
![Siksa 3 Suster di Luar Batas Kemanusiaan, Kekejaman KKB Menuai Beragam Kecaman]()
Para korban selamat ini kini menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Marthen Indey, Jayapura, Papua. Kasdam Cenderawasih, Brigjend TNI Bambang Trisnohadi menyampaikan duka cita mendalam dan mengutuk keras kekejaman KKB OPM.
" KKB OPM di bawah pimpinan Lamek Taplo bersama Komite Nasional Papua Barat (KNPB) berada di balik aksi kekerasan di luar batas kemanusiaan ini. Kami dari Kodam Cenderawasih, bersama Polri, akan menumpas aksi kekerasan di luar batas kemanusiaan tersebut," tegas Bambang Trisnohadi.
Baca juga: Siaran Langsung Masturbasi dan Tunjukkan 'Anunya', Selebgram Cantik Ini Raup Rp30 Juta
Sebelumnya, Kabaintelkam Mabes Polri, Komjen Pol. Paulus Waterpauw juga mengutuk keras tindakan kekerasan di luar batas kemanusiaan tersebut. Bahkan, jenderal polisi bintang tiga ini meminta Polda Papua menumpas hidup atau mati KKB OPM.
Dalam video yang beredar, usai melakukan aksi sadisnya para anggota KKB OPM yang menenteng berbagai jenis senjata tersebut, nampak dengan gembira menari dan menyanyi berlatar belakang kobaran api yang membakar gedung-gedung fasilitas publik.
Sebanyak 10 orang berhasil dievakuasi menggunakan helikopter TNI AU. Di antaranya sembilan nakes yakni, Lukas Luji, Marthinus Deni Setya, Siti Khotijah, Restu Pamanggi, Marselinus Ola Atanila, Patra, Emanuel Abi, Katrianti Tandila, dan Kristina Sampe Tonapa. Satu lagi anggota Yonif 403/WP Pratu Ansar yang tertembak lengannya.

Para korban selamat ini kini menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Marthen Indey, Jayapura, Papua. Kasdam Cenderawasih, Brigjend TNI Bambang Trisnohadi menyampaikan duka cita mendalam dan mengutuk keras kekejaman KKB OPM.
" KKB OPM di bawah pimpinan Lamek Taplo bersama Komite Nasional Papua Barat (KNPB) berada di balik aksi kekerasan di luar batas kemanusiaan ini. Kami dari Kodam Cenderawasih, bersama Polri, akan menumpas aksi kekerasan di luar batas kemanusiaan tersebut," tegas Bambang Trisnohadi.
Baca juga: Siaran Langsung Masturbasi dan Tunjukkan 'Anunya', Selebgram Cantik Ini Raup Rp30 Juta
Sebelumnya, Kabaintelkam Mabes Polri, Komjen Pol. Paulus Waterpauw juga mengutuk keras tindakan kekerasan di luar batas kemanusiaan tersebut. Bahkan, jenderal polisi bintang tiga ini meminta Polda Papua menumpas hidup atau mati KKB OPM.
Lihat Juga :