Bandara Internasional Juanda Tak Lagi Terima Kedatangan PMI Asal Jatim
Sabtu, 18 September 2021 - 06:58 WIB
loading...
Bandara Internasional Juanda tak lagi menerima kedatangan PMI asal Jatim.Foto/dok
A
A
A
SURABAYA - Bandar Udara (Bandara) Internasional Juanda Surabaya di Sidoarjo kini tidak bisa lagi menerima kedatangan Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Jawa Timur (Jatim).
Hal ini mengacu pada Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 42 Tahun 2021, dilakukan pembatasan pintu kedatangan pelaku perjalanan internasional baik di Pos Lintas Batas Negara (PLBN), pelabuhan, maupun bandara.
Hal itu disampaikan Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto di Gedung Negara Grahadi. Untuk bandara, kata dia, hanya dibuka di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang-Banten serta Bandara Sam Ratulangi Manado, Sulawesi Utara.
Baca juga: Jawa Timur Jadi Provinsi Pertama PPKM Level 1, Khofifah Minta Tetap Jaga Prokes
Untuk pelabuhan hanya dibuka di Pelabuhan Batam, Kepulauan Riau dan Pelabuhan Nunukan, Kalimantan Utara. "PMI asal Jatim pasti pulangnya ke Bandara Soekarno-Hatta,” katanya, Jumat (17/9/2021).
Dia menambahkan, pihaknya menyampaikan hal tersebut kepada Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa. Perlakuan PMI dari Jatim tetap seperti biasa, nantinya akan dikarantina dulu di Jakarta selama delapan hari. “Kami akan koordinasi dengan Pangdam Jaya, apakah mereka akan mengantar PMI ke sini (Jatim) atau kami yang jemput,” imbuhnya.
Nantinya, lanjut dia, PMI asal Jatim akan dikarantina lagi di Asrama Haji Sukolilo Surabaya sekaligus dilakukan swab PCR ulang. Jika hasilnya negatif baru bisa dipulangkan. Pihaknya mengantisipasi agar tidak ada PMI yang lolos dari tes PCR. “Kami takut petugas di DKI Jakarta kewalahan, karena itu kami tetap waspada dan swab ulang," tuturnya.
Hal ini mengacu pada Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 42 Tahun 2021, dilakukan pembatasan pintu kedatangan pelaku perjalanan internasional baik di Pos Lintas Batas Negara (PLBN), pelabuhan, maupun bandara.
Hal itu disampaikan Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto di Gedung Negara Grahadi. Untuk bandara, kata dia, hanya dibuka di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang-Banten serta Bandara Sam Ratulangi Manado, Sulawesi Utara.
Baca juga: Jawa Timur Jadi Provinsi Pertama PPKM Level 1, Khofifah Minta Tetap Jaga Prokes
Untuk pelabuhan hanya dibuka di Pelabuhan Batam, Kepulauan Riau dan Pelabuhan Nunukan, Kalimantan Utara. "PMI asal Jatim pasti pulangnya ke Bandara Soekarno-Hatta,” katanya, Jumat (17/9/2021).
Dia menambahkan, pihaknya menyampaikan hal tersebut kepada Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa. Perlakuan PMI dari Jatim tetap seperti biasa, nantinya akan dikarantina dulu di Jakarta selama delapan hari. “Kami akan koordinasi dengan Pangdam Jaya, apakah mereka akan mengantar PMI ke sini (Jatim) atau kami yang jemput,” imbuhnya.
Nantinya, lanjut dia, PMI asal Jatim akan dikarantina lagi di Asrama Haji Sukolilo Surabaya sekaligus dilakukan swab PCR ulang. Jika hasilnya negatif baru bisa dipulangkan. Pihaknya mengantisipasi agar tidak ada PMI yang lolos dari tes PCR. “Kami takut petugas di DKI Jakarta kewalahan, karena itu kami tetap waspada dan swab ulang," tuturnya.
Lihat Juga :