Surabaya Akhirnya Level 1, Wali Kota Surabaya: Tak Boleh Lengah
Kamis, 16 September 2021 - 15:01 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Culik dan Perkosa Janda Seksi di Gubuk Tengah Sawah, Mantan Suami Diringkus Polisi
Ia melanjutkan, semua indikator itu sudah bisa dilihat mulai dari transmisi komunitas kasus konfirmasi tingkat 1 dengan hasil 8,81 persen, kemudian tingkat rawat inap rumah sakit (RS) tingkat 1 adalah 3,43 persen, lalu angka kematian tingkat 1 dengan statistik 0,65 persen.
Selanjutnya, berdasar kapasitas respons juga dinilai mumpuni dengan tingkat positivity rate 0,41 persen dari batas maksimal 5 persen, kemudian tracing 1/20,71 dari standar minimal 1/14, dan bed occupancy rate (BOR) 14,54 persen dari batas 60 persen.
"Hasil ini jangan membuat warga terlena, apapun masih ada saja daerah yang kemudian naik level. Jadi jangan bosen pakai masker dan protokol kesehatan," ungkapnya.
Baca juga: Viral Polantas Dorong Motor Pelanggar Lalu Lintas, Ini Pengakuan Faizal Nugroho
Ia melanjutkan, semua indikator itu sudah bisa dilihat mulai dari transmisi komunitas kasus konfirmasi tingkat 1 dengan hasil 8,81 persen, kemudian tingkat rawat inap rumah sakit (RS) tingkat 1 adalah 3,43 persen, lalu angka kematian tingkat 1 dengan statistik 0,65 persen.
Selanjutnya, berdasar kapasitas respons juga dinilai mumpuni dengan tingkat positivity rate 0,41 persen dari batas maksimal 5 persen, kemudian tracing 1/20,71 dari standar minimal 1/14, dan bed occupancy rate (BOR) 14,54 persen dari batas 60 persen.
"Hasil ini jangan membuat warga terlena, apapun masih ada saja daerah yang kemudian naik level. Jadi jangan bosen pakai masker dan protokol kesehatan," ungkapnya.
Baca juga: Viral Polantas Dorong Motor Pelanggar Lalu Lintas, Ini Pengakuan Faizal Nugroho
Lihat Juga :