Jalan Ditutup, Harus Memutar, Puluhan Sopir Truk di Indragiri Hulu Demo
Senin, 13 September 2021 - 17:23 WIB
loading...
Puluhan sopir truk di Indragiri Hulu, Riau demo memprotes penutupan Jalan Azki Aris Rengat-Kuala Cenaku. Foto/Ist
A
A
A
INDRAGIRI HULU - Puluhan sopir truk melakukan demo memprotes penutupan Jalan Azki Aris Rengat-Kuala Cenaku, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Riau karena ada perbaikan jalan, Senin (13/9/2021). Aksi unjuk rasa ini dilakukan karena truk dilarang melintas.
Para sopir harus memutar perjalanan yang memakan waktu dan menambah pengeluaran. Waktu tempuh yang biasanya 1 jam menjadi 3 jam. Sementara kendaraan lainnya diperbolehkan lewat.
"Kita sangat keberatan lantaran dilarang melintas. Banyak biaya yang mau tidak mau dikeluarkan. Padahal di masa pandemi COVID-19 ini kita kesulitan cari uang untuk memenuhi kebutuhan keluarga," kata sopir truk kelapa sawit, Miran, Senin (13/9/2021).
Baca juga: Jalan Ditutup Selama PPKM, Jukir di Pematangsiantar Menjerit Tak Sanggup Tutupi Setoran
Perwakilan sopir meminta Dinas PUPR Provinsi Riau tidak tebang pilih melarang kendaraan lewat. Diketahui truk dilarang melintas Jalan Azki Aris Rengat-Kuala Cenaku sudah berlangsung sekitar 3 pekan.
Mastur, pemilik kendaraan dump truck mangklaim bisa melewati jalan tersebut tanpa mengganggu pengerjaan jalan. Menurutnya, dump truck bisa lewat di jalan selebar 7 meter sampai 8 meter.
"Jika pengalihan arus tetap dilakukan, maka PUPR Provinsi Riau harus mengeluarkan surat resmi dan sampaikan kepada para pengusaha angkutan. Kenapa ini baru diberlakukan, sedangkan selama ini tidak, ada apa ini? Kita sekarang mencoba bangkit di tengah pandemi ini," imbuhnya.
Para sopir harus memutar perjalanan yang memakan waktu dan menambah pengeluaran. Waktu tempuh yang biasanya 1 jam menjadi 3 jam. Sementara kendaraan lainnya diperbolehkan lewat.
"Kita sangat keberatan lantaran dilarang melintas. Banyak biaya yang mau tidak mau dikeluarkan. Padahal di masa pandemi COVID-19 ini kita kesulitan cari uang untuk memenuhi kebutuhan keluarga," kata sopir truk kelapa sawit, Miran, Senin (13/9/2021).
Baca juga: Jalan Ditutup Selama PPKM, Jukir di Pematangsiantar Menjerit Tak Sanggup Tutupi Setoran
Perwakilan sopir meminta Dinas PUPR Provinsi Riau tidak tebang pilih melarang kendaraan lewat. Diketahui truk dilarang melintas Jalan Azki Aris Rengat-Kuala Cenaku sudah berlangsung sekitar 3 pekan.
Mastur, pemilik kendaraan dump truck mangklaim bisa melewati jalan tersebut tanpa mengganggu pengerjaan jalan. Menurutnya, dump truck bisa lewat di jalan selebar 7 meter sampai 8 meter.
"Jika pengalihan arus tetap dilakukan, maka PUPR Provinsi Riau harus mengeluarkan surat resmi dan sampaikan kepada para pengusaha angkutan. Kenapa ini baru diberlakukan, sedangkan selama ini tidak, ada apa ini? Kita sekarang mencoba bangkit di tengah pandemi ini," imbuhnya.
Lihat Juga :