Tak Terima Dihina di Akun TikTok, Pegiat Medsos Lapor ke Polda Jambi
Sabtu, 11 September 2021 - 11:31 WIB
loading...
Bob Bee Builder, pegiat medsos mendatangi Polda Jambi, melaporkan penghinaan warga Jambi oleh akun TikTok. Foto SINDOnews
A
A
A
JAMBI - Tidak terima warga Jambi dihina dengan perkataan binatang di sebuah video akun TikTok yang diunggah di media sosial (medsos), seorang penggiat medsos, Bob Bee Builder mendatangi Polda Jambi. Bob melaporkan penghinaan tersebut ke Subdit V Cyber Crime Polda Jambi.
Bob menegaskan, dirinya tidak terima dengan ulah pelaku yang menghina masyarakat Jambi. "Saya yakin, banyak yang terhina terkait dengan aksi akun tersebut, karena kata-katanya yang viral saat ini. Menurut saya, idak pantas untuk kita, apalagi ditujukan langsung ke masyarkat Jambi," ungkapnya.
Romi salah seorang warga yang juga mengetahui kejadian tersebut mendesak pihak Polda Jambi untuk mengusut tuntas pelaku tersebut. Baca juga: Mengancam Gara-gara Ponakannya Berenang Jadi Konten TikTok, Wanita Ini Dicokok Polisi
"Warga Jambi tentu emosi dengan video viral tersebut. Saya mohon pihak kepolisian bisa mengamankan pelaku tersebut. Pelaku harus minta maaf di depan publik dan di hadapan masyarakat Jambi dan tokoh adat, tokoh pemuda, tokoh agama Jambi," harapnya.
Untuk diketahui, video viral berdurasi 10 detik tersebut, berisikan penghinaan terhadap warga Jambi dengan menyebutkan perkataan binatang.
Bob menegaskan, dirinya tidak terima dengan ulah pelaku yang menghina masyarakat Jambi. "Saya yakin, banyak yang terhina terkait dengan aksi akun tersebut, karena kata-katanya yang viral saat ini. Menurut saya, idak pantas untuk kita, apalagi ditujukan langsung ke masyarkat Jambi," ungkapnya.
Romi salah seorang warga yang juga mengetahui kejadian tersebut mendesak pihak Polda Jambi untuk mengusut tuntas pelaku tersebut. Baca juga: Mengancam Gara-gara Ponakannya Berenang Jadi Konten TikTok, Wanita Ini Dicokok Polisi
"Warga Jambi tentu emosi dengan video viral tersebut. Saya mohon pihak kepolisian bisa mengamankan pelaku tersebut. Pelaku harus minta maaf di depan publik dan di hadapan masyarakat Jambi dan tokoh adat, tokoh pemuda, tokoh agama Jambi," harapnya.
Untuk diketahui, video viral berdurasi 10 detik tersebut, berisikan penghinaan terhadap warga Jambi dengan menyebutkan perkataan binatang.
Lihat Juga :