IDI Makassar Ingatkan Penerapan New Normal Harus Dipersiapkan Matang

Minggu, 31 Mei 2020 - 12:30 WIB
loading...
IDI Makassar Ingatkan...
Humas IDI Kota Makassar, dr Wachyudi Muchsin. Foto: Istimewa
A A A
MAKASSAR - Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Makassar mengingatkan pemerintah untuk mempersiapkan secara matang bila ingin menerapkan kebijakan new normal life atau herd immunity. Terlebih, saat ini tren kasus virus corona alias covid-19 di Kota Makassar maupun provinsi Sulsel tidak kunjung mereda.

Humas IDI Makassar, dr Wachyudi Muchsin, memaparkan data terkini di tingkat provinsi, penyebaran covid-19 masih terbilang tinggi dengan Kota Makassar sebagai episentrum. Hingga Sabtu (30/5/2020) kemarin, terdata ada 42 kasus baru dan membuat Sulsel masuk tiga besar kasus tertinggi untuk harian, dibawah Jatim dan DKI Jakarta.

Tren kasus covid-19 di Sulsel bahkan lebih tinggi dibandingkan Jabar dan Jateng yang memiliki penduduk lebih banyak. Kedua provinsi itu hanya melaporkan masing-masing 20 dan 16 kasus baru.

Baca Juga: IDI Makassar: Kebijakan Pj Wali Kota Abaikan Perjuangan Tenaga Medis

Yudi menyebut jumlah kasus virus corona di Indonesia sendiri terus meningkat. Hingga Sabtu kemarin, akumulasi kasus positif telah mencapai 25.773 orang. Sementara itu, jumlah pasien yang dinyatakan sembuh telah mencapai 7.015 dan yang meninggal menjadi 1.573.

"Selain harus ada vaksin Covid-19 Pemerintah juga harus mempersiapkan dulu aturan jelas baru menerapkan new normal Life, biar masyarakat tidak gagal paham. Misalnya apa protap kesehatan jika di mal, pasar, sekolah, kampus atau tempat terbuka seperti anjungan Losari," ungkap pria yang akrab disapa Dokter Koboi ini.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tak Takut Masuknya Dokter...
Tak Takut Masuknya Dokter Asing, Ketua IDI: Dokter Jatim Berkualitas
IDI Jatim dan 5 Organisasi...
IDI Jatim dan 5 Organisasi Profesi Tolak RUU Omnibus Law Kesehatan
5 Dokter dan 1 Tokoh...
5 Dokter dan 1 Tokoh Masyarakat Terima Penghargaan IDI Award 2022
Bayi Tewas Akibat Persalinan...
Bayi Tewas Akibat Persalinan Normal Macet, IDI Sesalkan Langkah Hukum Polisi terhadap RSUD Jombang
Gubernur Aceh Harapkan...
Gubernur Aceh Harapkan Muktamar IDI ke-31 Lahirkan Inovasi dalam Dunia Kesehatan
Dokter di Medan Diduga...
Dokter di Medan Diduga Suntikkan Vaksin Kosong, IDI: Kita Bina
Ketum IDI Dorong Peningkatan...
Ketum IDI Dorong Peningkatan Anggaran Kesehatan
7 Perguruan Tinggi Suarakan...
7 Perguruan Tinggi Suarakan Kolegium Dokter Indonesia Tak Diambil Alih Pemerintah
IDI dan Organisasi Masyarakat...
IDI dan Organisasi Masyarakat Desak Pemerintah Perkuat Pengendalian Konsumsi Zat Adiktif
Rekomendasi
Di Forum BRICS 2026,...
Di Forum BRICS 2026, KSPSI AGN Dorong AI Berpihak pada Pekerja
BCA Perkuat Platform...
BCA Perkuat Platform Digital, Transaksi Nasabah Melalui Kanal Digital Tembus 99,8%
Prabowo Pimpin Rapat...
Prabowo Pimpin Rapat 5 Jam soal Koperasi Desa Merah Putih di Istana, Ini Hasilnya
Berita Terkini
Ahli Sebut Penetapan...
Ahli Sebut Penetapan Tersangka Roy Suryo Sah: Penuhi Syarat Minimal Dua Alat Bukti
BSU Lanjutkan Komitmen...
BSU Lanjutkan Komitmen Dukungan Pendidikan Anak di Tahun Ajaran Baru 2026
Pemerintah Diminta Percepat...
Pemerintah Diminta Percepat Penanganan Pengungsi Konflik Papua dan Tindak Tegas KKB
Roy Suryo Bakal Ajukan...
Roy Suryo Bakal Ajukan Praperadilan Jilid III soal Penerapan Pasal 35 UU ITE
UNJ Dampingi Penguatan...
UNJ Dampingi Penguatan Kapasitas Guru PKBM Ghaisan Cendekia
Bea Cukai-Polri Bongkar...
Bea Cukai-Polri Bongkar Penyelundupan 3.336 Gram Narkotika di Bandara Soekarno-Hatta
Infografis
5 Manfaat Salat Tarawih...
5 Manfaat Salat Tarawih bagi Kesehatan yang Harus Diketahui
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved