Cegah Kebakaran, Lapas dan Rutan Harus Perkuat Mitigasi
Rabu, 08 September 2021 - 23:22 WIB
loading...
Lapas dan Rutan harus memperkuat mitigasi untuk mencegah kebakaran terjadi. Foto: Istimewa
A
A
A
MAKASSAR - Rumah Tahan dan Lembaga Pemasyarakatan Kelas 1 Kota Makassar memperkuat mitigasi kebakaran, seperti yang terjadi di Lapas Kelas 1 Tangerang yang menelan 41 korban jiwa, Rabu (8/9). Langkah-langkah antisipasi harus digalakan.
Kepala Lapas Kelas 1 Makassar, Hernowo mengaku pasca insiden maut di Tangerang, jajarannya mulai memeriksa 9 blok yang dihuni 931 narapidana dan tahanan. Pemeriksaan difokuskan pada instalasi listrik dan barang-barang berbahaya yang dinilai berpotensi munculnya api.
Baca Juga: Polri Kerahkan Lebih dari 50 Ahli untuk Identifikasi Korban Kebakaran Lapas Tangerang
"Kalau ada blok yang belum punya pengatur tegangan listrik seperti MCB kita segera pasang dan diinstalasi ulang. Supaya kalau ada apa-apa di suatu blok, tidak berpengaruh di blok lain. Kita belajar sama kejadian di Tangerang," ucapnya.
Lebih jauh, Hernowo mengaku bakal berkoordinasi dengan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Makassar untuk menggelar pelatihan pencegahan dan penanganan kebakaran . "Rencana nanti Kamis 9 September. Ini untuk internal supaya punya pengetahuan antisipasi kebakaran," tegasnya.
Kepala Lapas Kelas 1 Makassar, Hernowo mengaku pasca insiden maut di Tangerang, jajarannya mulai memeriksa 9 blok yang dihuni 931 narapidana dan tahanan. Pemeriksaan difokuskan pada instalasi listrik dan barang-barang berbahaya yang dinilai berpotensi munculnya api.
Baca Juga: Polri Kerahkan Lebih dari 50 Ahli untuk Identifikasi Korban Kebakaran Lapas Tangerang
"Kalau ada blok yang belum punya pengatur tegangan listrik seperti MCB kita segera pasang dan diinstalasi ulang. Supaya kalau ada apa-apa di suatu blok, tidak berpengaruh di blok lain. Kita belajar sama kejadian di Tangerang," ucapnya.
Lebih jauh, Hernowo mengaku bakal berkoordinasi dengan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Makassar untuk menggelar pelatihan pencegahan dan penanganan kebakaran . "Rencana nanti Kamis 9 September. Ini untuk internal supaya punya pengetahuan antisipasi kebakaran," tegasnya.
Lihat Juga :