Asmara Berujung Maut! Cinta Ditolak Sopir Taksi Online Habisi 2 Gadis Belia
Selasa, 07 September 2021 - 19:46 WIB
loading...
Gara-gara cinta ditolak, HE, seorang sopir taksi online di Sidoarjo, Jawa Timur nekat membunuh 2 gadis belia dan mayatnya dimasukkan ke dalam sumur. Foto/iNews TV/Yoyok Agusta
A
A
A
SIDOARJO - Asmara berujung maut! Cinta ditolak, HE, seorang sopir taksi online di Sidoarjo, Jawa Timur nekat membunuh 2 gadis belia anak mantan majikannya. Kedua korban dihabisi di rumah kontrakan orang tuanya di Dusun Wedoro Sukun, Desa Wedoro, Kecamatan Waru, Selasa (7/9/2021).
Usai membunuh dengan sadis kedua korban, tersangka membuang mayatnya ke dalam sumur yang terletak di belakang rumah.
Baca juga: Sadis! Wanita Kakak Beradik di Sidoarjo Tewas Dibunuh, Mayatnya Dimasukkan Sumur
Korban yang merupakan kakak adik, Dira Vani (20) dan adiknya Dea Clara (12) ditemukan pertama kali oleh ibunya, Rianti yang baru datang dari jaga warung kopi miliknya di kawasan Wedoro.
Sang ibu curiga melihat rumahnya gelap. Dia langsung meminta tolong tetangga untuk mengecek kondisi rumah yang sepi. Saat dilihat dalam rumah terdapat ceceran darah menuju ke sumur. "Ternyata anak saya di dalam sumur di belakang rumah," katanya.
Baca juga: Kelihaian Gajah Mada Taklukan 2 Kerajaan Besar, Samudera Pasai dan Sunda
Tak butuh waktu lama, pelaku ditangkap polisi saat akan kabur ke kampung halamannya di Ploso, Kediri. HE ditangkap anggota Resmob Polresta Sidoarjo di kawasan Semampir, Kecamatan Sedati, Sidoarjo. Polisi terpaksa menembak kaki pelaku karena berusaha melawan dan melarikan diri saat akan ditangkap.
Usai membunuh dengan sadis kedua korban, tersangka membuang mayatnya ke dalam sumur yang terletak di belakang rumah.
Baca juga: Sadis! Wanita Kakak Beradik di Sidoarjo Tewas Dibunuh, Mayatnya Dimasukkan Sumur
Korban yang merupakan kakak adik, Dira Vani (20) dan adiknya Dea Clara (12) ditemukan pertama kali oleh ibunya, Rianti yang baru datang dari jaga warung kopi miliknya di kawasan Wedoro.
Sang ibu curiga melihat rumahnya gelap. Dia langsung meminta tolong tetangga untuk mengecek kondisi rumah yang sepi. Saat dilihat dalam rumah terdapat ceceran darah menuju ke sumur. "Ternyata anak saya di dalam sumur di belakang rumah," katanya.
Baca juga: Kelihaian Gajah Mada Taklukan 2 Kerajaan Besar, Samudera Pasai dan Sunda
Tak butuh waktu lama, pelaku ditangkap polisi saat akan kabur ke kampung halamannya di Ploso, Kediri. HE ditangkap anggota Resmob Polresta Sidoarjo di kawasan Semampir, Kecamatan Sedati, Sidoarjo. Polisi terpaksa menembak kaki pelaku karena berusaha melawan dan melarikan diri saat akan ditangkap.
Lihat Juga :