Polda Diminta Tidak Ragu Usut Tersangka Lain Kasus Korupsi RS Batua

Sabtu, 04 September 2021 - 08:06 WIB
loading...
Polda Diminta Tidak...
Kondisi pembangunan Rumah Sakit Batua yang mangkrak karena dugaan kasus korupsi. Foto: Sindonews/Muchtamir Zaide
A A A
MAKASSAR - Penyidik Subdit Tipikor Ditreskrimsus Polda Sulsel, diminta untuk tidak ragu-ragu mendalami tersangka lain pada kasus dugaan korupsi Rumah Sakit Batua Makassar.

Wakil Ketua Badan Pekerja Anti Corruption Committee (ACC) Sulawesi, Anggareksa menyatakan penyidik harus terus menelusuri pihak-pihak lain yang diduga terlibat dalam mega korupsi RS yang berlokasi di Jalan Abdullah Dg Sirua, Kecamatan Manggala ini.

Baca Juga: Berkas Dugaan Korupsi RS Batua Ditarget Rampung Pertengahan September

"Penyidik jangan ragu untuk menetapkan tersangka baru dalam kasus ini, jika memang sudah memiliki minimal dua alat bukti untuk menyeret pihak-pihak lain yang diduga juga terlibat dalam mega korupsi pembangunan RS Batua tersebut," tegasnya, Jumat (3/9/2021).

Di sisi lain, perampungan pemberkasan perkara harus dikebut agar kemudian segera dilimpahkan kepada Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Tinggi Sulsel. Terlebih beberapa orang telah dipanggil termasuk Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto atau biasa dipanggil Danny Pomanto (DP).

"Soal pemeriksaan Wali Kota Makassar, saya kira itu upaya penyidik untuk menggali informasi terkait kegiatan pembangunan RS tersebut, sejak perencanaan sampai mandek bangunannya," ungkap pria yang akrab disapa Angga ini.

Direktur Lembaga Anti Korupsi Sulsel (Laksus), Muh Ansar mengapresiasi langkah percepatan penanganan kasus yang merugikan negara hingga puluhan miliar tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kasat-Kanit Narkoba...
Kasat-Kanit Narkoba Polres Toraja Terjerat Narkoba, Polri: Tak Ada Toleransi
Tim DVI Polri Lakukan...
Tim DVI Polri Lakukan Identifikasi Korban Kecelakaan Pesawat ATR 42-500
3 Bos Skincare di Makassar...
3 Bos Skincare di Makassar Akhirnya Ditahan, Mira Hayati Tak Lagi Glamor
Heboh Konten Biaya Masuk...
Heboh Konten Biaya Masuk Akpol 2025, Direktur dan 2 Karyawan Bimbel Ditahan Polisi
Edarkan Kosmetik Mengandung...
Edarkan Kosmetik Mengandung Merkuri, 3 Bos Skincare Makassar Ditahan
MDA-Polda Sulsel Kerja...
MDA-Polda Sulsel Kerja Sama Perkuat Pengamanan dan Penegakan Hukum
Anggota Polda Sulsel...
Anggota Polda Sulsel Diduga Aniaya Mantan Kekasih Bersama Pacar Baru
Diwarnai Aksi Kejar-Kejaran...
Diwarnai Aksi Kejar-Kejaran Residivis Curanmor Ditangkap, Polisi Sempat Lepaskan Tembakan
Diduga Hina Institusi...
Diduga Hina Institusi Polri, Istri Polisi Ditangkap Tim Cyber Crime Polda Sulsel
Rekomendasi
Percepat Transformasi,...
Percepat Transformasi, Telkom Sukses Tuntaskan Restrukturisasi 10 Entitas Bisnis
Perlambatan Ekonomi...
Perlambatan Ekonomi Tekan Pendapatan, Agus Taufiq Perindo Desak Perluasan Lapangan Kerja
Menlu dan Ketua MPR...
Menlu dan Ketua MPR Akan Hadiri Pemakaman Pemimpin Iran Ali Khamenei pada 9 Juli
Berita Terkini
Puluhan Siswa SMA Belajar...
Puluhan Siswa SMA Belajar Riset, AI, dan Keberlanjutan secara Langsung
92 WN China Pelaku Penipuan...
92 WN China Pelaku Penipuan Investasi di Batam Dideportasi, Seumur Hidup Dilarang ke Indonesia
UP2B Jabar Siaga 24...
UP2B Jabar Siaga 24 Jam Jaga Pasokan Listrik, Libur Sekolah Nyaman Berkat Kinerja PLN
Bang Jago yang Pukul...
Bang Jago yang Pukul Pengendara Motor di Jagakarsa Positif Sabu
3 Pelaku Penyerangan...
3 Pelaku Penyerangan yang Tewaskan 3 Polisi di Katingan Dibekuk
YLC-8 IKA ITS Siapkan...
YLC-8 IKA ITS Siapkan Generasi Pemimpin Adaptif Menuju Indonesia Emas 2045
Infografis
8 Menteri Era Jokowi...
8 Menteri Era Jokowi yang Terjerat Kasus Korupsi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved