Jadi Korban Bullying, Seorang Santri Ponpes di Kolaka Utara Dibakar Senior
Jum'at, 11 April 2025 - 23:20 WIB
loading...
Seorang santri Ponpes Al Islam Meeto, Desa Mattirobulu, Kecamatan Tiwu, Kabupaten Kolaka Utara (Kolut) Sulawesi Tenggara (Sultra) bernama inisial AMRM dilarikan ke RS Djafar Harun gegara luka bakar nyaris di seluruh badannya. FOTO/MUH RUSLI
A
A
A
KOLAKA UTARA - Seorang santri Pondok Pesantren (Ponpes) Al Islam Meeto, Desa Mattirobulu, Kecamatan Tiwu, Kabupaten Kolaka Utara (Kolut) Sulawesi Tenggara (Sultra) bernama inisial AMRM dilarikan ke RS Djafar Harun gegara luka bakar nyaris di seluruh badannya. Ia menjadi korban bullying oleh para seniornya yang diperkirakan berjumlah dua orang.
Pantauan SindoNews di RS Djafar Harun, korban dirawat di Ruang Cempaka. Perban membalut tubuhnya mulai dari bagian lehar hingga pangkal paha. Ibu korban juga tampak menemani di sampingnya dalam ruangan dan sesekali meneteskan air mata melihat derita putranya. AMRM meringis kesakitan.
Salah satu keluarga AMRM, Mahmuddin mengatakan, korban sempat dilarikan ke Puskesmas. Ia kemudian dirujuk ke RS Djafar Harun jelang salat Jumat oleh pihak Ponpes termasuk pimpinannya.
"Dari pengakuan korban, kejadiannya pagi sekitar pukul 07.00 Wita. Ia dipanggil ke belakang pondok oleh para pelaku," katanya.
Pantauan SindoNews di RS Djafar Harun, korban dirawat di Ruang Cempaka. Perban membalut tubuhnya mulai dari bagian lehar hingga pangkal paha. Ibu korban juga tampak menemani di sampingnya dalam ruangan dan sesekali meneteskan air mata melihat derita putranya. AMRM meringis kesakitan.
Salah satu keluarga AMRM, Mahmuddin mengatakan, korban sempat dilarikan ke Puskesmas. Ia kemudian dirujuk ke RS Djafar Harun jelang salat Jumat oleh pihak Ponpes termasuk pimpinannya.
"Dari pengakuan korban, kejadiannya pagi sekitar pukul 07.00 Wita. Ia dipanggil ke belakang pondok oleh para pelaku," katanya.
Lihat Juga :