Seorang Pemuda Tewas Usai Ditemukan Penuh Luka di Kawasan Inhutani
Rabu, 01 September 2021 - 09:28 WIB
loading...
Warga menunjukkan lokasi ditemukannya Kamaruddin yang diduga menjadi korban penganiayaa. Foto: Istimewa
A
A
A
SUNGGUMINASA - Seorang pemuda yang merupakan warga Dusun Sarite'ne, Desa Bili Bili, Kecamatan Bontomarannu, Kabupaten Gowa , Kamaruddin (25) ditemukan dalam kondisi mengenaskan, Selasa (31/8/2021) sekitar pukul 18.00 Wita.
Dia diduga menjadi korban penganiayaan karena mengalami luka di beberapa bagian tubuh, yaitu pada bagian betis dan jari kelingking kaki, kepala, serta pada bagian cakung atau leher.
Kasubag Humas Polres Gowa , AKP Mangatas Tambunan mengatakan, korban sempat dilarikan ke Puskesmas Parangloe untuk mendapatkan pertolongan, tapi meninggal dalam perjalanan.
"Korban ditemukan di Kawasan Inhutani Parangloe Kabupaten Gowa. Saat tiba kondisi korban dalam keadaan terluka dan masih bernyawa," ungkap Kasubag Humas Polres Gowa AKP Mangatas Tambunan, Rabu (1/9/2021).
Baca Juga: 2 Bulan Buron, Pelaku Penganiayaan Diringkus Tim Mapan Polresta Manado
AKP Tambunan menuturkan, setelah Kapolsek Parangloe Iptu Mudatsir bersama petugas piket sampai di lokasi kejadian, Kamaruddin masih dapat menjelaskan identitasnya.
Agar nyawa korban dapat tertolong, selanjutnya personel melarikan korban ke Puskesmas Parangloe. Namun setelah dilakukan pemeriksaan oleh petugas medis, korban dinyatakan meninggal dunia.
Dia diduga menjadi korban penganiayaan karena mengalami luka di beberapa bagian tubuh, yaitu pada bagian betis dan jari kelingking kaki, kepala, serta pada bagian cakung atau leher.
Kasubag Humas Polres Gowa , AKP Mangatas Tambunan mengatakan, korban sempat dilarikan ke Puskesmas Parangloe untuk mendapatkan pertolongan, tapi meninggal dalam perjalanan.
"Korban ditemukan di Kawasan Inhutani Parangloe Kabupaten Gowa. Saat tiba kondisi korban dalam keadaan terluka dan masih bernyawa," ungkap Kasubag Humas Polres Gowa AKP Mangatas Tambunan, Rabu (1/9/2021).
Baca Juga: 2 Bulan Buron, Pelaku Penganiayaan Diringkus Tim Mapan Polresta Manado
AKP Tambunan menuturkan, setelah Kapolsek Parangloe Iptu Mudatsir bersama petugas piket sampai di lokasi kejadian, Kamaruddin masih dapat menjelaskan identitasnya.
Agar nyawa korban dapat tertolong, selanjutnya personel melarikan korban ke Puskesmas Parangloe. Namun setelah dilakukan pemeriksaan oleh petugas medis, korban dinyatakan meninggal dunia.
Lihat Juga :