Dewan Minta Pemkot Makassar Pertimbangkan Pembangunan KOR Untia

Sabtu, 21 Agustus 2021 - 10:22 WIB
loading...
Dewan Minta Pemkot Makassar...
DPRD Makassar meminta Pemkot Makassar untuk mempertimbangkan pembangunan KOR Kelurahan Untia. Foto: Sindonews/dok
A A A
MAKASSAR - Komisi A DPRD Kota Makassar mengharapkan Pemerintah Kota (Pemkot), untuk mempertimbangkan pembangunan Kawasan Olahraga (KOR) di Kelurahan Untia.

Anggota Komisi A Abdul Azis Namu menilai, pemkot harus bisa memikirkan skala prioritas pembangunan apalagi anggaran pembangunan tidaklah kecil.

Baca Juga: Pemkot Makassar Wacanakan Bangun GOR dan Sirkuit Balap di Untia

"Kita perlu lihat dari sisi kondisi pendanaannya, oleh karena kita tahu kita masih masa pandemi Covid-19 ," ucap Ketua Fraksi PPP ini.

Menurutnya, masih banyak program saat ini yang memiliki skala prioritas tinggi seperti pembangunan RS Jumpandang Baru. Banyaknya program yang direfokusing mengindikasikan keuangan masih belum stabil.

"Yang tadi kami sampaikan kita tetap perhatikan skala prioritas, anggaran yang tersedia yang mana yang paling membutuhkan. Kalau anggaran hanya cukup untuk RS, ke sana saja dulu. Nah KOR ini bisa setelah itu," ujarnya.

Selain itu, Azis Namu juga mendesak pemkot mendorong capaian PAD kota, utamanya sektor retribusi Perusda.

"Mulai saat ini pemkot harus bisa ambil langkah PAD agar bisa meningkat, karena ini masih banyak persoalan pada pajak dan retribusi," pungkas dia.

Kepala Bappeda Kota Makassar Andi Hadijah Iriani saat ditemui mengatakan, pembangunan KOR Untia yang menelan anggaran hingga Rp100 milliar sangat memungkinkan asalkan target PAD bisa terus tercapai.

Baca Juga: Pembangunan Stadion Mattoanging Dinilai Lebih Fleksibel

"Kalau PAD-nya sesuai, itu sih kecil. Kalau Pak Wali bilang begitu pasti sudah dipikirkan anggarannya," ujarnya.

Dirinya bersikap optimis Covid-19 di 2022 bisa segera membaik agar penganggaran juga bisa lebih mudah.

"Saya nda mau mengharapkan Covid-19 masih jalan. Kalau semua patuh insyaallah ini pasti sudah tidak ada lagi. Jadi ini juga tergantung dari masyarakat," pungkasnya.

(agn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
11 Orang Ditetapkan...
11 Orang Ditetapkan Tersangka Pembakaran dan Penjarahan Gedung DPRD Makassar dan Sulsel
Deretan Bangkai Mobil...
Deretan Bangkai Mobil di Halaman Gedung DPRD Makassar setelah Diamuk Massa
Demonstran Mengamuk...
Demonstran Mengamuk Bakar Gedung DPRD Kota Makassar
DPRD Tetapkan Munafri-Aliyah...
DPRD Tetapkan Munafri-Aliyah Jadi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar
50 Anggota DPRD Makassar...
50 Anggota DPRD Makassar Resmi Dilantik, 26 Wajah Baru
RS Vertikal Makassar...
RS Vertikal Makassar Milik Pemerintah Kini Miliki Fasilitas AC VRF
Dinas Pertanahan Kota...
Dinas Pertanahan Kota Makassar Targetkan 100 Aset Lahan Pemkot Miliki Sertifikat pada 2023
Dukung Program Pusat,...
Dukung Program Pusat, Pemkot Makassar Integrasikan NIK dan NPWP Warganya
Diskop dan UMKM Kota...
Diskop dan UMKM Kota Makassar Dorong Pelaku UMKM Manfaatkan Pusat Inkubator
Rekomendasi
Desain Elegan Minimalis...
Desain Elegan Minimalis ASUS ROG Zephyrus G16 GU606 Nyaman untuk Kerja dan Gaming
KPK Jadwal Ulang Pemeriksaan...
KPK Jadwal Ulang Pemeriksaan Bos Maktour Fuad Hasan Pekan Depan
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
Berita Terkini
Aliansi UNJ Melawan...
Aliansi UNJ Melawan Gelar Aksi dan Long March
Bersitegang dengan Aparat,...
Bersitegang dengan Aparat, Massa BEM UI Tertahan di Semanggi saat Menuju Bundaran HI
Menuju Tata Kelola Pesisir...
Menuju Tata Kelola Pesisir Terintegrasi, Pemerintah Dorong Mangrove sebagai Solusi Berbasis Alam
Kasus Bocah 6 Tahun...
Kasus Bocah 6 Tahun Dibully dan Disetrum ke Tiang Listrik hingga Koma, Cuma 1 Pelaku Ditahan Polisi
Polda Metro Jaya Kawal...
Polda Metro Jaya Kawal Demo Mahasiswa di Jakarta, Aparat Tak Bawa Senpi
Mahasiswa Bakal Demo...
Mahasiswa Bakal Demo di 3 Titik Jakarta, Rekayasa Lalin Diberlakukan Situasional
Infografis
Ancaman Perang Kian...
Ancaman Perang Kian Nyata, 8 Negara Minta Warganya Tinggalkan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved