Warga Baduy Bangga Presiden Jokowi Pake Baju Adat Baduy
Senin, 16 Agustus 2021 - 21:54 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: 100 KK di Tanjung Jabung Terharu Dapat Berkah HUT RI ke-76 dari TNI
Namun demikian, ada sejumlah masalah yang dihadapi masyarakat Baduy saat ini, yakni soal kolom KTP yang masih dikosongkan atau diisi dengan agama lain. Padahal agama/kepercayaan mereka adalah Sunda Wiwitan.
“Kemudian soal keterbatasan lahan. Keluhan ini sudah disampaikan oleh para pemangku adat ke pemerintah daerah setempat. Tapi terkendala karena hal itu menjadi kewenangan Pemerintah Pusat. Seperti diketahui luas tanah ulayat Baduy 5.101,85 hektare. 3.000 hektare diantaranya dijadikan hutan tutupan. Sedangkan perkampungan, huma dan hutan produksi hanya 2.000 hektare.
Persoalan ini muncul karena jumlah penduduk semakin bertambah. Saat ini sudah sekitar 14.600 jiwa, yang tersebar di 68 kampung, 3 diantaranya adalah kampung Baduy Dalam (Cibeo, Cikeusik dan Cikartawana)," tuturnya.
Uday berharap, pemerintah dapat mengakomodir keinginan masyarakat Baduy tersebut. "Salah satunya menghilangkan istilah wisata Baduy dan mengganti dengan kalimat Saba Budaya Baduy,” tandasnya. teguh mahardika
Namun demikian, ada sejumlah masalah yang dihadapi masyarakat Baduy saat ini, yakni soal kolom KTP yang masih dikosongkan atau diisi dengan agama lain. Padahal agama/kepercayaan mereka adalah Sunda Wiwitan.
“Kemudian soal keterbatasan lahan. Keluhan ini sudah disampaikan oleh para pemangku adat ke pemerintah daerah setempat. Tapi terkendala karena hal itu menjadi kewenangan Pemerintah Pusat. Seperti diketahui luas tanah ulayat Baduy 5.101,85 hektare. 3.000 hektare diantaranya dijadikan hutan tutupan. Sedangkan perkampungan, huma dan hutan produksi hanya 2.000 hektare.
Persoalan ini muncul karena jumlah penduduk semakin bertambah. Saat ini sudah sekitar 14.600 jiwa, yang tersebar di 68 kampung, 3 diantaranya adalah kampung Baduy Dalam (Cibeo, Cikeusik dan Cikartawana)," tuturnya.
Uday berharap, pemerintah dapat mengakomodir keinginan masyarakat Baduy tersebut. "Salah satunya menghilangkan istilah wisata Baduy dan mengganti dengan kalimat Saba Budaya Baduy,” tandasnya. teguh mahardika
(nic)
Lihat Juga :