NA Sebut Pembelian Mesin dan Jetski Pakai Uang Pribadi
Minggu, 15 Agustus 2021 - 21:21 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Enam Bidang Tanah di Sulsel Diduga Milik Nurdin Abdullah Disita KPK
"Saya ketemu Pak Ardi disalah satu cafe. Pak Ardi kasih saya buku rekening dan kartu atm-nya. Itu untuk rekening bisnis khusus pembayaran jetski, jumlah uangnya Rp797 juta," jawab Manajer JetSki Safari Makassar, Muhammad Irham Samad.
Irham Samad melanjutkan, setelah menerima uang pembelian jetski, ia kemudian melaporkannya kepada Owner Jetski Safari. Hasilnya, Uji diberikan cashback sebesar Rp119 juta atas pembelian 2 unit jetski tersebut.
"Saya diarahkan atasan untuk kirim cashback ke Uji karena sudah membantu pembelian jetski. Sisanya uangnya saya kirimkan keatasan," tambahnya.
Kembali ke dakwaan JPU KPK terkait uang Rp2 miliar di Bank Mandiri. Penasehat Hukum (PH) Nurdin Abdullah, Arman Hanis menilai dakwaan tersebut belum bisa dipastikan benar atau tidaknya. Pasalnya, Nurdin Abdullah mengaku tidak tahu-menahu.
Arman Hanis meragukan kesaksianKoordinator Teller Bank Mandiri Cabang Panakkukang, Asriadi terkait uang Rp2 miliar tersebut. Menurutnya, keterangan Asriadi berubah-ubah.
"Saya tidak bisa pastikan tetapi saya sampaikan ke majelis bahwa saya duga Asriadi bohong. Keterangan Asriadi tidak meyakinkan," tutupnya.
"Saya ketemu Pak Ardi disalah satu cafe. Pak Ardi kasih saya buku rekening dan kartu atm-nya. Itu untuk rekening bisnis khusus pembayaran jetski, jumlah uangnya Rp797 juta," jawab Manajer JetSki Safari Makassar, Muhammad Irham Samad.
Irham Samad melanjutkan, setelah menerima uang pembelian jetski, ia kemudian melaporkannya kepada Owner Jetski Safari. Hasilnya, Uji diberikan cashback sebesar Rp119 juta atas pembelian 2 unit jetski tersebut.
"Saya diarahkan atasan untuk kirim cashback ke Uji karena sudah membantu pembelian jetski. Sisanya uangnya saya kirimkan keatasan," tambahnya.
Kembali ke dakwaan JPU KPK terkait uang Rp2 miliar di Bank Mandiri. Penasehat Hukum (PH) Nurdin Abdullah, Arman Hanis menilai dakwaan tersebut belum bisa dipastikan benar atau tidaknya. Pasalnya, Nurdin Abdullah mengaku tidak tahu-menahu.
Arman Hanis meragukan kesaksianKoordinator Teller Bank Mandiri Cabang Panakkukang, Asriadi terkait uang Rp2 miliar tersebut. Menurutnya, keterangan Asriadi berubah-ubah.
"Saya tidak bisa pastikan tetapi saya sampaikan ke majelis bahwa saya duga Asriadi bohong. Keterangan Asriadi tidak meyakinkan," tutupnya.
(agn)
Lihat Juga :