Corona Merebak, Peziarah Cuci Tangan dan Jaga Jarak di Pemakaman
Selasa, 21 April 2020 - 10:56 WIB
loading...
Corona Merebak, Peziarah Cuci Tangan dan Jaga Jarak di Pemakaman. Foto/SINDOtv/Berrie Bri
A
A
A
PRABUMULIH - Ada pemandangan berbeda masyarakat Kota Prabumulih saat melakukan tradisi ziarah kubur jelang bulan suci Ramadhan 1442 Hijriah di tempat pemakaman umum.
Selain suasana sepi dan tak seramai tahun sebelumnya, tampak para peziarah menggunakan masker dan mengatur jarak satu sama lain untuk menghindari terjangkit virus Corona.
Asih Kurniasih (56), warga kelurahan Wonosari, Kecamatan Prabumulih Utara. Ia bersama tiga anaknya mendatangi makam suami di Pemakaman Pertamina dengan menggunakan masker dan membawa air bersih untuk cuci tangan.
"Saya dan kelurga takut terpapar virus Corona. Selain memakai masker dan membawah air untuk cuci tanggan, kami juga pilih waktu yang tidak ramai pengunjung," jelasnya, Senin (20/4/2020).
Senada, Wandi (36) warga Patih Galung, Kecamatan Prabumulih Barat, ia dan keluarga memilih waktu sepi pengunjung baru melakukan ziarah makam.
Selain suasana sepi dan tak seramai tahun sebelumnya, tampak para peziarah menggunakan masker dan mengatur jarak satu sama lain untuk menghindari terjangkit virus Corona.
Asih Kurniasih (56), warga kelurahan Wonosari, Kecamatan Prabumulih Utara. Ia bersama tiga anaknya mendatangi makam suami di Pemakaman Pertamina dengan menggunakan masker dan membawa air bersih untuk cuci tangan.
"Saya dan kelurga takut terpapar virus Corona. Selain memakai masker dan membawah air untuk cuci tanggan, kami juga pilih waktu yang tidak ramai pengunjung," jelasnya, Senin (20/4/2020).
Senada, Wandi (36) warga Patih Galung, Kecamatan Prabumulih Barat, ia dan keluarga memilih waktu sepi pengunjung baru melakukan ziarah makam.
Lihat Juga :