Serikat Buruh: Pemerintah Jangan Tergesa-gesa Terapkan New Normal

Kamis, 28 Mei 2020 - 12:38 WIB
loading...
Serikat Buruh: Pemerintah...
Foto/majalahsedane.org
A A A
BANDUNG - Serikat buruh di Jabar meminta pemerintah untuk tidak tergesa-gesa menerapkan tatanan normal baru atau new normal demi memulihkan perekonomian yang terpuruk akibat dihantam wabah Corona (COVID-19). Sebaliknya, pemerintah lebih balik lebih dulu menelaah plus minus penerapan new normal tersebut.

Tanpa telaah dan persiapan matang, para buruh khawatir new normal justru memicu gelombang kedua penularan COVID-19 di pusat-pusat kegiatan ekonomi seperti pasar, mal, dan industri.

Ketua Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Jabar Roy Jinto mengatakan, saat new normal diterapkan aktivitas produksi pada industri akan berjalan. Sekitar 200 ribu pekerja di Jawa Barat yang dirumahkan dua bulan lebih akan kembali bekerja.

"Penyebaran COVID-19 tak menutup kemungkinan akan terjadi ketika karyawan sudah semuanya bekerja. Maka ada kekhawatiran penyebarannya menjadi fokus di industri-industri. Ini perlu diwaspadai," kata Roy melalui sambungan telepon, Kamis (28/5/2020).

(Baca: Pangdam Instruksikan Korem-Kodim Kawal Tatanan Normal Baru di Jabar dan Banten)

Seperti diketahui, fokus utama Pemprov Jabar memberlakukan new normal pada Senin 1 Juni 2020 adalah memulihkan perekonomian. Saat ini, protokol tatanan normal baru masih disusun. "Jangan tergesa-gesa mengambil keputusan yang dampaknya mengorbankan buruh demi kepentingan ekonomi," ujar dia.

Roy mengakui protokol kesehatan bisa dilaksanakan pada penerapan tatanan normal baru atau new normal di dunia industri. sebagian perusahaan sudah mulai menyediakan hand sanitizer dan masker sebagai alat pelindung diri.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ada Demo Buruh di Kemnaker,...
Ada Demo Buruh di Kemnaker, Pengendara Diimbau Gunakan Jalur Alternatif
Dalang Rencana Anarkis...
Dalang Rencana Anarkis Aksi May Day di Jakarta Diburu
Berniat Bikin Rusuh...
Berniat Bikin Rusuh Hari Buruh di Jakarta, 101 Orang yang Ditangkap Tak Bakal Ditahan
Polisi Buru Donatur...
Polisi Buru Donatur Kelompok yang Hendak Bikin Rusuh Hari Buruh di Jakarta
Hari Buruh 2026, Fahira...
Hari Buruh 2026, Fahira Idris Sampaikan 5 Tantangan ke Depan
Hari Buruh 2026 Kondusif,...
Hari Buruh 2026 Kondusif, Lemkapi Apresiasi Kinerja Polri
Hapus Pajak JHT, Presiden...
Hapus Pajak JHT, Presiden Buruh Klaim Kantongi Restu Dirut BPJS Ketenagakerjaan
1.500 Buruh Bakal Geruduk...
1.500 Buruh Bakal Geruduk Kemenkeu Desak Penghapusan Pajak JHT, Ini 4 Tuntutan Utama
Said Iqbal Blak-blakan...
Said Iqbal Blak-blakan 2.500 Buruh Pabrik Terancam PHK
Rekomendasi
Gunakan Semut Jadi Hiasan...
Gunakan Semut Jadi Hiasan Makanan, Pemilik Restoran Berbintang Michelin Ini Dipenjara
Mendagri Harapkan Lulusan...
Mendagri Harapkan Lulusan IPDN Jadi Agen Perubahan ASN
Kredit Perbankan Juni...
Kredit Perbankan Juni 2026 Tumbuh 12,67%, BI Optimistis Capai Target Tahun Ini
Berita Terkini
Pimpin Gerakan ASRI...
Pimpin Gerakan ASRI di Banyuwangi, Safrizal Ajak Masyarakat Bangun Budaya Kebersihan
Pimpin ASEAN Smart Cities,...
Pimpin ASEAN Smart Cities, Indonesia Paparkan Pengelolaan Sampah dari Hulu hingga Hilir
Kemenhut Bongkar Jalur...
Kemenhut Bongkar Jalur Distribusi Tambang Ilegal di NTB, 8 Orang Ditangkap
Perkuat Layanan Kesehatan,...
Perkuat Layanan Kesehatan, Pemkot Tangsel Tingkatkan Kapasitas 1.389 Kader Posyandu
7 Pengeroyok Prajurit...
7 Pengeroyok Prajurit TNI Kodam Cenderawasih hingga Tewas Ditetapkan sebagai Tersangka
Peradi Profesional-Unisba...
Peradi Profesional-Unisba Perkuat Pendidikan Hukum dan Pengembangan Profesi Advokat
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved