Perhatian! Berita ini memuat konten dewasa.
Apakah anda sudah berusia 17 tahun atau lebih?

Apindo Karawang Sebut Vaksin Gotong Royong Mahal

loading...
Apindo Karawang Sebut Vaksin Gotong Royong Mahal
Ketua Apindo Karawang, Abdul Syukur
KARAWANG - Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Karawang, Abdul Syukur mengatakan banyak perusahaan yang belum melaksanakan vaksin gotong royong karena harganya mahal. Ketambahan lagi karena sedang PPKM darurat sehingga perusahaan membatasi kegiatannya.

"Vaksin gotong royong ini terlalu mahal bagi perusahaan. Apalagi mereka yang terdampak langsung oleh pandemi covid-19, tentunya mereka berhitung," kata Abdul Syukur, menanggapi pernyataan Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana yang menyebut vaksin gotong royong tidak maksimal, Selasa (27/7/21).

Baca juga: Bupati Karawang Kecewa, Perusahaan Belum Maksimal Lakukan Vaksin Gotong-royong

Menurut Abdul Syukur, akibat kondisi ekonomi yang tidak kondusif karena pandemi banyak perusahaan yang melakukan efesiensi ketat untuk menyelamatkan perusahaan. Bagi sebagian perusahaan vaksin gotong royong mungkin saja menjadi beban.



"Harga satu dosis vaksin antara Rp.800 ribu hingga Rp900 ribu per orang. Jadi ini menjadi beban sendiri buat perusahaan ketika mereka juga terdampak pandemi," katanya.

Abdul Syukur berharap pemerintah agar PPKM darurat ini segera diselesaikan. Pihaknya juga berupaya agar vaksinasi gotong royong bisa dipercepat untuk karyawan dan keluarganya. "Nanti di Kawasan industri kita laksanakan vaksinasi usai PPKM. Sekarang sedang persiapan pendataan," katanya.
(msd)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top