Perhatian! Berita ini memuat konten dewasa.
Apakah anda sudah berusia 17 tahun atau lebih?

Pemda KBB Ajukan Bantuan Oksigen 300 Tabung ke Provinsi, Diberi 40 untuk 3 RSUD

loading...
Pemda KBB Ajukan Bantuan Oksigen 300 Tabung ke Provinsi, Diberi 40 untuk 3 RSUD
Kendaraan operasional Satpol PP KBB yang turun diperbantukan untuk mengangkut pasokan tabung oksigen ke sejumlah RSUD di KBB dan salah satunya ke RSUD Cililin. Foto/Dok.RSUD Cililin. Foto SINDOnews
BANDUNG BARAT - Minimnya ketersediaan oksigen di tiga RSUD yang ada di Kabupaten Bandung Barat (KBB) untuk penanganan pasien COVID-19 telah dilaporkan ke Provinsi Jawa Barat.Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil akan memberikan bantuan tabung oksigen yang bisa diisi ulang guna didistribusikan ke RSUD Cikalongwetan, RSUD Cililin, dan RSUD Lembang.

"Kita sudah sampaikan kekurangan oksigen ini ke gubernur saat rapat zoom beberapa waktu lalu. Alhamdulillah gubernur langsung respons dan siap memberikan bantuan oksigen," kata Asda Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Pemda KBB, Maman Sulaeman, Sabtu (24/7/2021). Baca juga: Penuhi Kebutuhan, Polda DIY Salurkan 12 Ton Oksigen dari PT Wilmar untuk 5 RS

Maman menyebutkan, untuk kondisi saat ini dimana pasien COVID-19 di rumah sakit meningkat, kebutuhan tambahan oksigen bagi tiga RSUD di KBB itu mencapai 300 tabung/hari. Namun karena kebutuhan rumah sakit di kabupaten/kota di Jabar juga sama, maka KBB mendapat kuota bantuan hanya 40 tabung.

Bantuan kuota 40 tabung oksigen itu juga diberikan bertahap melalui Posko Satgas Oksigen Jawa Barat. Masing-masing 10 tabung oksigen per hari yang didrop ke Posko Oksigen KBB di RSUD Cikalongwetan.



Kemudian didistribusikan ke RSUD Cililin tiga tabung, RSUD Lembang tiga tabung, dan sisanya untuk RSUD Cikalongwetan. "Memang jumlah itu jauh dari usulan, tapi kita coba maksimalkan sambil terus berupaya mencari ke distributor atau pihak lainnya," kata Maman yang juga menjabat sebagai Ketua Posko Oksigen KBB. Baca juga: Jangan Panik Saat Saturasi Oksigen Menurun, Coba Lakukan Langkah Berikut Ini!

Maman mengakui saat ini oksigen menjadi barang langka karena hampir semua daerah membutuhkan. Tinggal bagaimana teknis RSUD menyikapi situasi ini dengan kolaborasi baik ke posko satgas oksigen provinsi maupun dengan posko satgas oksigen KBB. "Kita juga intens isi ulang ke Cikarang, Bekasi, 25 sampai 30 tabung dengan dibantu kendaraan BPBD dan Satpol PP," kata Maman.

Dirut RSUD Cililin, Neng Siti Djulaeha mengakui jika pihaknya mendapatkan bantuan pasokan oksigen dari RSUD Cikalongwetan yang merupakan posko oksigen di KBB. Bantuan tersebut berasal dari posko oksigen Jabar yang berjumlah 10 oksigen/hari.

"Pembagiannya RSUD Cikalongwetan 4 tabung, RSUD Cililin dan RSUD Lembang masing-masing 3 tabung. Tapi tetap saja masih kurang karena kebutuhan kami mencapai 200 tabung/hari," sebutnya.
(don)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top