Bendara Putih Terus Bermunculan, Warga Mulai Menyerah pada PPKM Darurat

Jum'at, 23 Juli 2021 - 16:50 WIB
loading...
Bendara Putih Terus...
Berbagai bendera putih mulai bermunculan di kantong-kantong perekonomian di Kota Pahlawan. Para pelaku ekonomi itu mulai menyerah dengan kondisi pemberlakuan PPKM darurat. Foto SINDOnews
A A A
SURABAYA - Berbagai bendera putih mulai bermunculan di kantong-kantong perekonomian di Kota Pahlawan. Para pelaku ekonomi itu mulai menyerah dengan kondisi pemberlakuan PPKM darurat yang memaksa mereka harus menutup lapak. Kondisi itu terlihat jelas di berbagai jalan legendaris pendulang rejeki di Surabaya seperti di Jalan Sasak, Jalan KH Mas Mansyur maupun di Bronggalan, Jumat (23/7/2021).

Bahtiar, salah satu penjual parfum di kawasan Ampel Surabaya mengaku sudah tak ada lagi pemasukan dan finansial untuk bertahan hidup. Situasi ini sangat berat baginya untuk menjalani masa sulit selama pandemi. “Nggak ada lagi pemasukan, mau berdagang juga nggak bisa. Mau bertahan hidup dari mana kalau seperti ini,” katanya. Baca juga:
Bagi-Bagi Sembako di Kemayoran, Kemenhub dan Jasa Raharja serta Polri Ringankan Beban Ojol

Kondisi yang sama juga disampaikan oleh para warga di Jalan Sasak. Dalam sebuah video yang tersebar di berbagai media sosial, mereka membentangkan bendera putih yang menandakan menyerah selama PPKM darurat. Bendera putih dari bahan kain itu dipasang pada sebilah kayu dan sengaja dipasang oleh warga masyarakat sebagai bentuk pernyataan menyerah pada kondisi saat ini.

“Masyarakat di sekitar Ampel menyatakan menyerah dengan mengangkat bendera putih. Kondisi keuangan sudah tak mampu untuk menjalani PPKM darurat ini,” kata pria yang memakai kaos abu-abu dan berkepala plontos itu.

Sambil berjalan, pria itu menunjukan berbagai pertokoan yang tutup dan memasang bendera putih. Kondisi jalanan juga sepi serta aktifitas ekonomi tak lagi bergerak seperti biasanya. Beberapa penjual juga memilih untuk gulung tikar karena omzet menurun drastis.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Konsisten Dukung Program...
Konsisten Dukung Program Pemerintah, SiCepat Raih Penghargaan BAZNAS dan PPKM Award
Belanja Online Jadi...
Belanja Online Jadi Gaya Hidup, E-Commerce Diyakini AkanTetap Tumbuh
PPKM Berakhir, Pusat...
PPKM Berakhir, Pusat Kuliner Baru Lahir di Perbatasan Banten
Pemberlakuan PPKM Dicabut,...
Pemberlakuan PPKM Dicabut, Masker Bakal Tak Wajib di Solo
Rekor Terendah Sepanjang...
Rekor Terendah Sepanjang Pandemi, Tambahan Kasus COVID-19 di Bali Hanya 8 Orang
Pertimbangkan Arus Mudik,...
Pertimbangkan Arus Mudik, Siswa di KBB Masuk Sekolah Mulai 12 Mei
Kepsek Angkat Bicara...
Kepsek Angkat Bicara Usai Heboh SMKN 3 Wonosari Diduga Tahan Ijazah Siswanya
5 Rekomendasi Tempat...
5 Rekomendasi Tempat Wisata Sejuk di Kota Surabaya
Tarif Tol Surabaya-Gempol...
Tarif Tol Surabaya-Gempol Mengalami Penyesuaian, Ini Daftarnya
Rekomendasi
T1, Inikah Mobil Listrik...
T1, Inikah Mobil Listrik Pertama BAIC di Indonesia?
Jumhur Hidayat Sampaikan...
Jumhur Hidayat Sampaikan Salam Hangat Presiden Prabowo ke Raja Charles
Ajukan Kasasi, Kuasa...
Ajukan Kasasi, Kuasa Hukum Harap MA Vonis Bebas Kerry Anak Riza Chalid
Berita Terkini
Demo Ricuh di Grahadi...
Demo Ricuh di Grahadi Surabaya, Belasan Pendemo Diduga Provokator Ditangkap
Stafsus Menag Bertemu...
Stafsus Menag Bertemu Pengurus Rumah Doa Methodis Injili Jemaat Filadelfia Bandung
Sejak 2023, Kabel Udara...
Sejak 2023, Kabel Udara Sepanjang 11 Kilometer di Jakarta Barat Direlokasi
4 Pelaku Penyekapan...
4 Pelaku Penyekapan Karyawan Padel Langsung Ditahan
Transjakarta Alihkan...
Transjakarta Alihkan 25 Armada Rute Tn Abang-Blok M dan Tj Priok-Kampung Rambutan
Transjakarta Rute Tanah...
Transjakarta Rute Tanah AbangBlok M dan Tj PriokKp Rambutan Berhenti Beroperasi 1 Juli
Infografis
3.000 Warga Israel Desak...
3.000 Warga Israel Desak Dunia Jatuhkan Sanksi pada Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved