DPRD Pangandaran Didesak Tindak Anggota Yang Bubarkan Karantina Pemudik
Rabu, 27 Mei 2020 - 20:04 WIB
loading...
A
A
A
Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Pangandaran Asep Noordin menyampaikan permohonan maaf atas insiden tersebut. Dia mengatakan apa yang terjadi bukan merupakan kebijakan DPRD.
"Perlu kami tegaskan tindakan pembubaran karantina khusus yang terjadi merupakan tindakan pribadi," kata Asep Noordin setelah menerima Forum Pangandaran Sehat.
Menurut Asep, aduan yang diterima dari Forum Pangandaran Sehat tersebut akan ditindaklanjuti sesuai tata tertib dan kode etik DPRD. Meski Badan Kehormatan (BK) sebagai salah satu alat kelengkapan DPRD belum terbentuk, Asep menuturkan hal itu bukan kendala berat. Segera setelah BK terbentuk, DPRD akan langsung menindaklanjuti pengaduan ini.
"Pembentukan BK saat ini dalam proses, targetnya terbentuk resmi pada (8/06/2020) mendatang. Sekarang kami belum bisa memutuskan tindakan apa yang akan dilakukan. Ada tahapan klarifikasi sejauh mana pelanggaran etik yang dilakukannya," terang Asep.
(Baca: Anggota DPRD Pangandaran: Diisolasi, Pemudik Bisa Ngopi di Depan Kantor Desa)
"Perlu kami tegaskan tindakan pembubaran karantina khusus yang terjadi merupakan tindakan pribadi," kata Asep Noordin setelah menerima Forum Pangandaran Sehat.
Menurut Asep, aduan yang diterima dari Forum Pangandaran Sehat tersebut akan ditindaklanjuti sesuai tata tertib dan kode etik DPRD. Meski Badan Kehormatan (BK) sebagai salah satu alat kelengkapan DPRD belum terbentuk, Asep menuturkan hal itu bukan kendala berat. Segera setelah BK terbentuk, DPRD akan langsung menindaklanjuti pengaduan ini.
"Pembentukan BK saat ini dalam proses, targetnya terbentuk resmi pada (8/06/2020) mendatang. Sekarang kami belum bisa memutuskan tindakan apa yang akan dilakukan. Ada tahapan klarifikasi sejauh mana pelanggaran etik yang dilakukannya," terang Asep.
(Baca: Anggota DPRD Pangandaran: Diisolasi, Pemudik Bisa Ngopi di Depan Kantor Desa)
Lihat Juga :