Nurdiansyah Ungkap Dinamika Menjelang Musda Demokrat Aceh
Rabu, 15 Juli 2026 - 14:32 WIB
loading...
Nurdiansyah Alasta bersama Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem). Foto/Istimewa
A
A
A
ACEH - Bendahara DPD Partai Demokrat Aceh Nurdiansyah Alasta mengungkapkan dinamika menjelang pelaksanaan musyawarah daerah (muda) pada Agustus mendatang. Dinamika tersebut disampaikannya melalui surat terbuka kepada Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
Dalam surat itu, Nurdiansyah mengaku telah mengantongi dukungan dari 18 DPC se-Aceh setelah sebelumnya mendapat restu dari petinggi Partai Demokrat yang juga Menteri Ekonomi Kreatif (Menekraf) Teuku Riefky Harsya.
"Pada awal proses musda, saya terlebih dahulu meminta restu kepada Bapak Teuku Riefky Harsya sebagai tokoh dan senior kami, untuk maju sebagai calon Ketua DPD Partai Demokrat Aceh. Saat itu, beliau menyampaikan persetujuan," kata Nurdiansyah dikutip dari suratnya, Rabu (15/7/2026).
Baca juga: Lanjutkan Perjuangan Ayah, Nurdiansyah Alasta Nyalon Ketua DPD Demokrat Aceh
Dia menuturkan, para ketua DPC yang mendukungnya bahkan telah dibawa ke Jakarta dan bertemu Teuku Riefky, sebagai bentuk kesungguhan mengikuti mekanisme partai. Nurdiansyah mengaku situasi berubah setelah kepemimpinan DPD Demokrat Aceh dijalankan Pelaksana tugas (Plt) Ketua DPD Riyan Firmansyah.
Menjelang musda, dia mengaku mendapat informasi dari ketua DPC bahwa Teuku Riefky menghubungi satu per satu ketua DPC agar mengalihkan dukungan kepada Sayuti Abubakar yang disebutnya bukan berasal dari kader Partai Demokrat.
Adapun kandidat lain dalam Musda Demokrat Aceh adalah Sayuti Abubakar, mantan caleg DPR dari PKB yang gagal melenggang ke Senayan pada Pemilu 2019. Sayuti yang kini menjabat wali kota Lhokseumawe pernah menjadi sekretaris Majelis Tinggi Partai Nanggroe Aceh.
Dalam surat itu, Nurdiansyah mengaku telah mengantongi dukungan dari 18 DPC se-Aceh setelah sebelumnya mendapat restu dari petinggi Partai Demokrat yang juga Menteri Ekonomi Kreatif (Menekraf) Teuku Riefky Harsya.
"Pada awal proses musda, saya terlebih dahulu meminta restu kepada Bapak Teuku Riefky Harsya sebagai tokoh dan senior kami, untuk maju sebagai calon Ketua DPD Partai Demokrat Aceh. Saat itu, beliau menyampaikan persetujuan," kata Nurdiansyah dikutip dari suratnya, Rabu (15/7/2026).
Baca juga: Lanjutkan Perjuangan Ayah, Nurdiansyah Alasta Nyalon Ketua DPD Demokrat Aceh
Dia menuturkan, para ketua DPC yang mendukungnya bahkan telah dibawa ke Jakarta dan bertemu Teuku Riefky, sebagai bentuk kesungguhan mengikuti mekanisme partai. Nurdiansyah mengaku situasi berubah setelah kepemimpinan DPD Demokrat Aceh dijalankan Pelaksana tugas (Plt) Ketua DPD Riyan Firmansyah.
Menjelang musda, dia mengaku mendapat informasi dari ketua DPC bahwa Teuku Riefky menghubungi satu per satu ketua DPC agar mengalihkan dukungan kepada Sayuti Abubakar yang disebutnya bukan berasal dari kader Partai Demokrat.
Adapun kandidat lain dalam Musda Demokrat Aceh adalah Sayuti Abubakar, mantan caleg DPR dari PKB yang gagal melenggang ke Senayan pada Pemilu 2019. Sayuti yang kini menjabat wali kota Lhokseumawe pernah menjadi sekretaris Majelis Tinggi Partai Nanggroe Aceh.
Lihat Juga :