PPKM Darurat Hampir Berakhir, Angka BOR Rumah Sakit di Cimahi Berangsur Turun
Jum'at, 16 Juli 2021 - 17:11 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Jepara Gempar, Beredar Video Bupati Asyik Dangdutan Tanpa Masker di Resepsi Pernikahan
Menurutnya, angka tersebut berdasarkan hasil evaluasi yang dilakukan selama PPKM Darurat . Mencakup kondisi rumah sakit, tenaga kesehatan, ketersediaan tabung oksigen dan obat-obatan, keterbatasan lahan pemakaman, percepatan pelaksanaan vaksinasi, serta kepatuhan masyarakat terhadap protokol kesehatan.
Sejauh ini, lanjut dia, semuanya masih tertangani dengan baik. Seperti nakes mendapatkan bantuan dari Poltekes, STIKES Unjani, STIKES Budi Luhur dalam hal pelaksanaan vaksinasi. Begitupun dalam pelaksanaam PPKM Darurat dibantu oleh unsur TNI, Polri, Kejaksaan, Satpol PP, BPBD, dan para ASN.
Baca juga: Gempar Rais Syuriah PCNU Sleman Dikabarkan Wafat Hirup Pasien COVID-19, Ini Penjelasannya
"Cimahi masih zona merah, naik turunnya pasien diharapkan membuat masyarakat sadar bahwa COVID-19 masih ada. Saling mengingatkan, disiplin prokes, dan ikuti instruksi pemerintah," tegasnya.
Menurutnya, angka tersebut berdasarkan hasil evaluasi yang dilakukan selama PPKM Darurat . Mencakup kondisi rumah sakit, tenaga kesehatan, ketersediaan tabung oksigen dan obat-obatan, keterbatasan lahan pemakaman, percepatan pelaksanaan vaksinasi, serta kepatuhan masyarakat terhadap protokol kesehatan.
Sejauh ini, lanjut dia, semuanya masih tertangani dengan baik. Seperti nakes mendapatkan bantuan dari Poltekes, STIKES Unjani, STIKES Budi Luhur dalam hal pelaksanaan vaksinasi. Begitupun dalam pelaksanaam PPKM Darurat dibantu oleh unsur TNI, Polri, Kejaksaan, Satpol PP, BPBD, dan para ASN.
Baca juga: Gempar Rais Syuriah PCNU Sleman Dikabarkan Wafat Hirup Pasien COVID-19, Ini Penjelasannya
"Cimahi masih zona merah, naik turunnya pasien diharapkan membuat masyarakat sadar bahwa COVID-19 masih ada. Saling mengingatkan, disiplin prokes, dan ikuti instruksi pemerintah," tegasnya.
Lihat Juga :