2 Jenazah Anggota Mujahidin Indonesia Timur yang Ditembak Prajurit Kopassus Sudah Membusuk
Rabu, 14 Juli 2021 - 20:09 WIB
loading...
Kedua jenazah anggota Mujahidin Indonesia Timur berhasil dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sulteng di Palu. Kedua jenazah saat dievakuasi menggunakan helikopter/iNews TV/Jemmy H
A
A
A
PALU - Kedua jenazah anggota Mujahidin Indonesia Timur (MIT) berhasil dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sulteng di Palu. Namun saat akan dilakukan autopsi dua jenazah sudah membusuk sehingga Tim Dokes Bhayangkara Palu belum bisa menyebut identitasnya.
Sebelumnya Prajurit Kopassus dalam Tim Komando Operasi Gabungan Khusus (Koopsgabssus) Tricakti yang tergabung dalam Satgas Operasi Madago Raya menembak mati dua orang dari kelompok DPO MIT Poso dalam kontak senjata di Pegunungan Tokasa, Desa Tanah Lanto, Kecamatan Torue, Kabupaten Parigi Moutong pada Minggu (11/7/2021) pagi.
Baca : Prajurit Kopassus Tembak Mati Dua DPO MIT Poso
Setelah melewati beberapa hari, kedua jenazah Kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Poso akhirnya berhasil diselamatkan dengan menggunakan Helikopter Super Puma yang didatangkan dari Makassar.
Wakadansat Humas Madago Raya AKBP Bronto Budiyono mengatakan, setibanya kedua jenazah di Rumah Sakit Bhayangkara Palu dokter dan Tim Inafis langsung melakukan autopsi dan keduanya betul kelompok mit namun belum bisa diketahui identitasnya karna jenazahnya mulai membusuk.
Sebelumnya Prajurit Kopassus dalam Tim Komando Operasi Gabungan Khusus (Koopsgabssus) Tricakti yang tergabung dalam Satgas Operasi Madago Raya menembak mati dua orang dari kelompok DPO MIT Poso dalam kontak senjata di Pegunungan Tokasa, Desa Tanah Lanto, Kecamatan Torue, Kabupaten Parigi Moutong pada Minggu (11/7/2021) pagi.
Baca : Prajurit Kopassus Tembak Mati Dua DPO MIT Poso
Setelah melewati beberapa hari, kedua jenazah Kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Poso akhirnya berhasil diselamatkan dengan menggunakan Helikopter Super Puma yang didatangkan dari Makassar.
Wakadansat Humas Madago Raya AKBP Bronto Budiyono mengatakan, setibanya kedua jenazah di Rumah Sakit Bhayangkara Palu dokter dan Tim Inafis langsung melakukan autopsi dan keduanya betul kelompok mit namun belum bisa diketahui identitasnya karna jenazahnya mulai membusuk.
Lihat Juga :