PPKM Darurat di Bali Diperketat, Tapi Kasus COVID-19 Terus Pecah Rekor
Rabu, 14 Juli 2021 - 15:37 WIB
loading...
ilustrasi
A
A
A
DENPASAR - Pelaksanaan PPKM Darurat di Bali yang ketat ternyata tidak berbanding lurus dengan turunnya kasus COVID-19. Sebaliknya, jumlah kasus positif terus melonjak.
Data Satgas Penanganan COVID-19 Bali mencatat, jumlah kasus baru mencapai 791 orang pada Rabu (14/7/2022/1). Jumlah itu tertinggi sejak pandemi Maret 2020. "Untuk jumlah kumulatifnya menjadi 57.488 kasus," kata Ketua Satgas Penanganan COVID-19 Bali Dewa Made Indra.
Dari data terlihat, kasus COVID-19 di Bali terus meningkat pada masa PPKM Darurat. Dua hari sebelumnya, kasus positif pada Selasa (13/7/2021) sebanyak 723 orang dan Senin (12/7/2021) berjumlah 656 orang.
Baca juga: Papua Memanas, Gubernur Lukas Enembe Copot Sekda Dance Flassy
Pada hari ini, tambahan kasus positif terbanyak disumbangkan oleh Denpasar sebanyak 343 kasus, disusul Badung 151 kasus, Tabanan dan Buleleng masingmasing 72 kasus, Gianyar 50 kasus, Bangli 35 kasus, Jembrana 30 kasus, Klungkung 19 dan Karangasem 13 kasus.
Data Satgas Penanganan COVID-19 Bali mencatat, jumlah kasus baru mencapai 791 orang pada Rabu (14/7/2022/1). Jumlah itu tertinggi sejak pandemi Maret 2020. "Untuk jumlah kumulatifnya menjadi 57.488 kasus," kata Ketua Satgas Penanganan COVID-19 Bali Dewa Made Indra.
Dari data terlihat, kasus COVID-19 di Bali terus meningkat pada masa PPKM Darurat. Dua hari sebelumnya, kasus positif pada Selasa (13/7/2021) sebanyak 723 orang dan Senin (12/7/2021) berjumlah 656 orang.
Baca juga: Papua Memanas, Gubernur Lukas Enembe Copot Sekda Dance Flassy
Pada hari ini, tambahan kasus positif terbanyak disumbangkan oleh Denpasar sebanyak 343 kasus, disusul Badung 151 kasus, Tabanan dan Buleleng masingmasing 72 kasus, Gianyar 50 kasus, Bangli 35 kasus, Jembrana 30 kasus, Klungkung 19 dan Karangasem 13 kasus.
Lihat Juga :