Surabaya Darurat, Persediaan Oksigen dan Plasma Konvalesen Menipis

Kamis, 08 Juli 2021 - 19:16 WIB
loading...
Surabaya Darurat, Persediaan Oksigen dan Plasma Konvalesen Menipis
Warga Kota Surabaya, terus memadati sentra vaksinasi untuk bisa menciptakan herd immunity di masyarakat. Foto/SINDOnews/Aan Haryono
A A A
SURABAYA - Oksigen dan plasma konvalesen, menjadi buruan warga Kota Surabaya, bersamaan dengan meningkatnya penularan COVID-19. Kondisi ini membuat persediaan oksigen dan plasma konvalesen langka dan daurat.

Baca juga: Wali Kota Bekasi: Setiap 4 Jam Sebanyak 50 Pasien Covid-19 Butuh Oksigen

Melihat kondisi itu, Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji melakukan rapat darurat bersama industri gas oksigen seperti PT Samator, dan PT Aneka Gas, serta Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Surabaya.



Armuji menuturkan, pasokan oksigen untuk rumah sakit di Kota Surabaya, dapat terpenuhi sehingga masyarakat tidak perlu khawatir. "Dari industri produsen oksigen yang hadir dalam Rakor, Pemerintah Kota Surabaya, memastikan pasokan oksigen aman untuk rumah sakit di Kota Surabaya," kata Armuji, Kamis (8/7/2021).

Baca juga: Gasak Motor dengan Pura-pura Jadi Pembeli, Pemuda di Surabaya Babak Belur Dihajar Massa



Sehubungan dengan persediaan plasma konvalesen yang dibutuhkan untuk terapi pasien COVID-19, PMI menyampaikan kekurangan persediaan kantong plasma untuk memenuhi permintaan pasien COVID-19. "Merespons permintaan PMI terkait kantong plasma, saya perintahkan Dinas Kesehatan untuk memback-up kebutuhan PMI,” jelasnya.

Baca juga: Terjang Barikade Prajurit TNI AU, Ratusan Massa Memaksa Masuk Lanud Sam Ratulangi

Dia juga menyampaikan, penyelesaian penanganan COVID-19 harus dipikul bersama mulai hulu ke hilir. Mulai dari vaksinasi, optimalisasi Satgas Kampung Tangguh, pemakaman prokes COVID-19, perawatan pasien COVID-19 di rumah sakit hingga kebutuhan oksigen , obat dan plasma darah. "Penyelesaian ini harus secara menyeluruh dan sistemik, tidak bisa sepenggal-sepenggal. Kita butuh gotong-royong semua pihak untuk keselamatan warga Kota Surabaya," imbuhnya.
(eyt)
Mungkin Anda Suka
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1484 seconds (10.55#12.26)