Perhatian! Berita ini memuat konten dewasa.
Apakah anda sudah berusia 17 tahun atau lebih?

Tangis Keluarga Pecah, Meninggal Akibat COVID-19 Seorang Peserta Munas Kadin Dikremasi di Kendari

loading...
Tangis Keluarga Pecah, Meninggal Akibat COVID-19 Seorang Peserta Munas Kadin Dikremasi di Kendari
Tim Satgas COVID-19 Kendari melakukan kremasi jenazah seorang peserta Munas Kadin di TPU Punggolaka, Kendari, Rabu sore (7/7/2021). Foto/iNews TV/Mukhtaruddin
KENDARI - Jenazah seorang peserta Musyawarah Nasional (Munas) Kamar Dagang dan Industri (Kadin) VIII yang meninggal karena COVID-19 dikremasi di Kendari, Sulawesi Tenggara.

Baca juga: Oknum DPRD Palopo Diduga Curi Listrik Untuk Bersenang-Senang dengan Rekan-Rekannya

Jenazah harus dikremasi di TPU Punggolaka, Kendari karena diduga tidak diizinkan dibawa oleh pihak penerbangan. Selain almarhum sejumlah peserta lain juga masih menjalani perawatan medis di salah satu rumah sakit di Kota Kendari .

Baca juga: Palembang Geger, Wanita Cantik Nekat Jalan Kaki Sambil Tanggalkan Pakaian

Dalam rekaman video amatir, isak tangis keluarga pecah saat petugas dari Tim Satgas COVID-19 Kendari melakukan kremasi jenazah di TPU Punggolaka, Rabu sore (7/7/2021).



Kepala UPTD Pemakaman TPU Punggolaka Kendari, Muhammad Idris menjelaskan bahwa jenazah pasien COVID-19 tersebut dibawa oleh Tim Satgas COVID-19 Kota Kendari sekitar pukul 16.00 dan langsung menjalani kremasi.

Idris menduga jika kremasi dilakukan karena pihak penerbangan tidak mengizinkan jenazah dibawa terbang ke Jakarta,

Selain jenazah tersebut, ada dua jenazah pasien COVID-19 lainnya yang dimakamkan tanpa keluarga kerana berasal dari luar daerah Sulawesi Tenggara.

Berdarkan data yang diterima TPU Punggolaka, diketahui identitas jenazah tersebut yakni Rudy D Siregar yang berasal dari Jakarta.

Dari Data Kadin Pusat menyebutkan almarhum tercatat sebagai Wakil Ketua Komite Tetap Bidang Hubungan Antar Lembaga Kadin di kepengurusan periode 2015-2020.

Saat ini, sejumlah peserta Munas Kadin VIII lainnya juga masih menjalani perawatan karena diketahui positif COVID-19.
(shf)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top