Pengamat Politik Sebut Cagub Ruksamin Jadi Kuda Hitam di Pilkada Sultra
Kamis, 12 September 2024 - 21:15 WIB
loading...
Pasangan Cagub - Cawagub Sultra, Ruksamin - Sjafei Kahar dinilai bakal menjadi kuda hitam di Pilgub Sultra. Foto/Ist
A
A
A
KENDARI - Pengamat politik sekaligus Dosen Fisip Universitas Muhammadiyah Kendari, Andi Awaluddin Maruf menilai Cagub Sulawesi Tenggara (Sultra) Ruksamin bakal menjadi kuda hitam di Pilgub Sultra.
Ruksamin yang berpasangan dengan Cawagub Sjafei Kahar merupakan Bupati Konawe Utara dua periode.
Baca juga: KPU Pastikan Gunakan Sirekap di Pilkada Serentak 2024
"Salah satu tokoh calon gubernur kuda hitam di Pilgub Sultra bagi saya adalah Pak Ruksamin," kata Maruf dikutip dari acara Bedah Basis Para Calon Gubernur Sultra 2024, Kamis (12/9/2024).
Menurutnya, dari sisi data-data survei, Ruksamin yang juga Ketua DPW PBB Sultra ini memang butuh mapping sosialisasi strategi. Sebab, elektabilitasnya belum terlalu signifikan tinggi.
"Pak Ruksamin dengan strateginya menarik Sjafei Kahar di wilayah Buton, saya fikir itu salah satu strategi yang jitu bagi saya, karena belum ada figure sentral di Buton Raya (Baubau, Buton Tengah, Buton Selatan, dan Buton Utara) yang mampu menjadi efek electoral selain Pak Sjafei," jelasnya.
Ruksamin yang berpasangan dengan Cawagub Sjafei Kahar merupakan Bupati Konawe Utara dua periode.
Baca juga: KPU Pastikan Gunakan Sirekap di Pilkada Serentak 2024
"Salah satu tokoh calon gubernur kuda hitam di Pilgub Sultra bagi saya adalah Pak Ruksamin," kata Maruf dikutip dari acara Bedah Basis Para Calon Gubernur Sultra 2024, Kamis (12/9/2024).
Menurutnya, dari sisi data-data survei, Ruksamin yang juga Ketua DPW PBB Sultra ini memang butuh mapping sosialisasi strategi. Sebab, elektabilitasnya belum terlalu signifikan tinggi.
"Pak Ruksamin dengan strateginya menarik Sjafei Kahar di wilayah Buton, saya fikir itu salah satu strategi yang jitu bagi saya, karena belum ada figure sentral di Buton Raya (Baubau, Buton Tengah, Buton Selatan, dan Buton Utara) yang mampu menjadi efek electoral selain Pak Sjafei," jelasnya.
Lihat Juga :