Dewan Minta Pemkot Makassar Percepat Tender Proyek

Kamis, 08 Juli 2021 - 12:49 WIB
loading...
Dewan Minta Pemkot Makassar...
Tender proyek sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar masih berjalan lamban. Foto: Dok/SINDOnews
A A A
MAKASSAR - Tender proyek sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar masih berjalan lamban. Memasuki triwulan kedua, baru 37 paket yang memasuki proses lelang di Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kota Makassar.

Jumlah itu masih terbilang sangat minim, sebab ada 551 paket proyek yang akan dilelang tahun ini. Jumlah tersebut mencakup semua paket yang ada di OPD lingkup Pemkot Makassar. Bukan hanya tender proyek insfrastruktur, tapi juga belanja makan minum.

Anggota Komisi C DPRD Makassar , Arifuddin Dg Kulle mendesak pemerintah kota untuk mempercepat tender proyek. Terlebih saat ini sudah memasuki triwulan kedua. Jika tidak dikebut sejumlah proyek terkhusus di Dinas Pekerjaan Umum terancam mangkrak.

"OPD yang serapannya rendah, tapi berkaitan dengan proses tender harus menjadi perhatian supaya proses tender ini dipercepat," tegas Arifuddin Dg Kulle, Rabu (7/7/2021).

Baca Juga: Rp63,5 Miliar DAK Pemkot Makassar Terancam Dikembalikan

Dia juga meminta agar pemerintah kota lebih akuntabel dan transparan dalam melakukan belanja modal. Jika demikian, dia meyakini Pemkot Makassar bisa kembali mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian ( WTP ). "Kami berharap semua temuan ataupun rekomendasi BPK ditindaklanjuti Pemkot Makassar," ujar dia.

Ketua Komisi C DPRD Makassar, Abdi Asmara tidak menampik serapan anggaran yang rendah di Dinas Pekerjaan Umum akibat banyaknya proyek yang belum ditender.

"Harapan kami bisa terserap di 90%. Serapan rendah ini memang banyak proyek yang terlambat ditender, karena banyak proyek yang sudah diusulkan di ULP tidak bisa ditender," kata Abdi.

Baca Juga: Ada PPKM Darurat, Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi 2021 pun Diralat

Sekretaris Komisi C DPRD Makassar, Fasruddin Rusli menyayangkan adanya keterlambatan proses tender. Kata dia, kondisi ini sedikit banyak dipengaruhi status kepala OPD yang masih pelaksana tugas (plt).

"Ini juga berpengaruh di dinas karena banyak kepala dinas yang plt. Jadi sepertinya mereka takut untuk mendaftarkan tendernya di LPSE," kata Acil, sapaan akrabnya.

Menurut dia, seharusnya OPD bisa mempercepat proses tender. Salah satunya dengan merampungkan dokumen proyek. "OPD yang mempunyai tender proyek harus segera melapor ke ULP biar tendernya bisa dilelang," ucap dia.

Baca Juga: Pemkot Makassar Siapkan Skema Baru Teknologi PLTSa
(agn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Demonstran Mengamuk...
Demonstran Mengamuk Bakar Gedung DPRD Kota Makassar
RS Vertikal Makassar...
RS Vertikal Makassar Milik Pemerintah Kini Miliki Fasilitas AC VRF
Puncak Makassar Eight...
Puncak Makassar Eight Festival Dipindahkan ke Tugu MNEK, Ini Alasannya
Pemkot Makassar Terapkan...
Pemkot Makassar Terapkan Layanan Publik Berbasis Metaverse, Mendagri Beri Pujian
Musim Transisi, BPBD...
Musim Transisi, BPBD Makassar: Waspada Banjir dan Angin Kencang!
Awas! Kebakaran di Makassar...
Awas! Kebakaran di Makassar Meningkat hingga 359 Kali
Dinas Pertanahan Kota...
Dinas Pertanahan Kota Makassar Targetkan 100 Aset Lahan Pemkot Miliki Sertifikat pada 2023
Dukung Program Pusat,...
Dukung Program Pusat, Pemkot Makassar Integrasikan NIK dan NPWP Warganya
Diskop dan UMKM Kota...
Diskop dan UMKM Kota Makassar Dorong Pelaku UMKM Manfaatkan Pusat Inkubator
Rekomendasi
Putin: Serangan Rudal...
Putin: Serangan Rudal Hipersonik Oreshnik Rusia terhadap Ukraina Hanya Tes, Belum Skala Penuh
Kurs Tembus Rp18 Ribu,...
Kurs Tembus Rp18 Ribu, Gubernur BI Siapkan 2 Jurus Jaga Nilai Tukar Rupiah
Kasus dr Tifa dan Roy...
Kasus dr Tifa dan Roy Suryo P-21, Akankah Polemik Ijazah Berakhir di Pengadilan?
Berita Terkini
Stafsus Menag Sayangkan...
Stafsus Menag Sayangkan Pembubaran Kemah Pemuda Ahmadiyah di Karanganyar
Rooting for Future,...
Rooting for Future, PAMA Bersama UGM dan OIKN Penanaman Pohon Bersama
Kasus Penyelundupan...
Kasus Penyelundupan 796 Kg Sisik Trenggiling, WN Vietnam Diserahkan ke Kejari Cilegon
Pemprov Jakarta Gelar...
Pemprov Jakarta Gelar Atraksi Budaya Betawi di CFD Rasuna Said
Puluhan Keluarga di...
Puluhan Keluarga di HSS Miliki Kepastian Hukum atas Tanahnya lewat Reforma Agraria Badan Bank Tanah
Calon Ketum PBNU Gus...
Calon Ketum PBNU Gus Salam Sowan ke Rais Syuriyah dan Ketua PWNU Sulsel
Infografis
3 Proyek Kereta Cepat...
3 Proyek Kereta Cepat Termahal di Dunia, Whoosh Tak Masuk Hitungan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved