Perhatian! Berita ini memuat konten dewasa.
Apakah anda sudah berusia 17 tahun atau lebih?

Tanpa Kerumunan, Ridwan Kamil Puji Gebyar Vaksinasi Itenas Bandung

loading...
Tanpa Kerumunan, Ridwan Kamil Puji Gebyar Vaksinasi Itenas Bandung
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil meninjau pelaksanaan vaksinasi massal di Itenas Bandung di Jalan PHH Mustofa, Kota Bandung, Rabu (7/7/2021). Foto/Humas Jabar
BANDUNG - Gubernur Jawa Barat (Jabar), Ridwan Kamil meninjau pelaksanaan vaksinasi massal di Kampus Institut Teknologi Nasional (Itenas) Bandung di Jalan PHH Mustofa, Kota Bandung, Rabu (7/7/2021).

Baca juga: Langkah Ridwan Kamil Geser Anggaran Infrastruktur untuk COVID-19 Dinilai Cerdas

Gubernur yang akrab disapa Kang Emil itu mengapresiasi pelaksanaan kegiatan bertajuk Gebyar 5.000 Vaksinasi Massal untuk Warga ber-KTP Kota Bandung tersebut. Pasalnya, kegiatan tersebut berjalan tertib dan lancar tanpa kerumunan.

Baca juga: Macet! Ini Penampakan Warga Berebut Jalan Tikus untuk Masuk ke Surabaya

"Di sini manajemen salah satu yang saya lihat sangat baik karena biasanya terjadi kerumunan itu di awal-awal karena yang datang tidak sesuai jadwal," ungkap Kang Emil di sela peninjauannya.

Menurut Kang Emil, kegiatan vaksinasi massal yang digelar Itenas Bandung harus menjadi contoh. Pasalnya, kegiatan tersebut menerapkan protokol kesehatan (prokes) ketat, mulai dari pintu kedatangan hingga tahapan observasi pascavaksinasi.



"Di kampus Itenas yang luas dan nyaman ini juga sudah ada penyekatan. Mereka (peserta vaksinasi) yang bukan di jadwalnya diminta menunggu di zona yang lain, sehingga yang betul betul menunggu di sini yang sesuai waktu yang disediakan," terangnya.

Oleh karenanya, Kang Emil pun meminta Dinas Kesehatan Jabar terus menggandeng pihak ketiga, seperti Itenas Bandung dalam penyelenggaraan vaksinasi massal dengan standar pelayanan yang mengacu pada vaksinasi massal yang digelar Itenas Bandung.

"Urutan-urutan di sini juga sangat baik, dukungan sponsor juga luar biasa. Ini menunjukkan salah satu golden standar yang kita jadikan contoh. Ucapan terima kasih saya buat Bu Rektor juga para mahasiswa yang membantu Dinkes Kota Bandung, Puskesmas yang di sini dari TNI, Polri, PMI dan seluruh relawan saya ucapkan terima kasih," katanya.

Sementara itu, Rektor Itenas Bandung, Prof Meilinda Nurbanasari mengungkapkan, kelancaran kegiatan vaksinasi massal tak lepas pula dari peran para mahasiswa Itenas Bandung, khususnya mahasiswa jurusan informatika yang menciptakan sistem bagi para peserta vaksinasi massal.

"Kami membuat sistem informasi yang dibuat oleh mahasiswa kami sendiri dari program studi informatika di mana calon peserta vaksinasi diwajibkan mendaftar secara online," ungkapnya.

Sebelumnya, Meilinda juga mengakui bahwa kelancaran kegiatan vaksinasi massal tersebit tak lepas dari peran Kodam III/Siliwangi yang menerjunkan puluhan Prajurit TNI untuk mengawal ketat jalannya kegiatan vaksinasi massal tersebut.



"Ini support dari Bapak Pangdam III/Siliwangi dimana kami tidak ingin ada kerumunan, kami ingin menjaga ketertiban, maka Bapak Pangdam Siliwangi mengintruksikan jajarannya untuk support kegiatan ini," katanya.
(shf)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top