Tak Ingin Kecolongan Lagi, Pengaman Mapolda Babel Diperketat
Selasa, 06 Juli 2021 - 13:17 WIB
loading...
A
A
A
Anang juga mengatakan, pihaknya akan menambah pemasangan CCTV di beberapa titik yang ada di Mapolda Babel . "Semua ini adalah masukan untuk pembenahan kami ke dalam, ada yang perlu kami perbaiki, kami perbaiki. CCTV di Polda itu sudah ada semua, ada daerah-daerah yang lowong, yang memudahkan pelaku-pelaku melarikan diri, perlu kita perbaiki," kata Kapolda.
Terkait empat orang anak buahnya yang bertugas saat terduga teroris AS kabur, Kapolda menyatakan proses penyelidikan terhadap keempatnya tetap dilakukan. "Penyelidikan internal terkait petugas jaga. Saya tidak mengarah kesana, saya masih fokus soal penangkapan. Kalau soal anggota gampang itu, gampang. Kami sudah punya perangkat untuk itu. Yang utama, di Polda ini ada kelemahan-kelemahan yang harus kami benahi. Dengan adanya kejadian ini, kami jadi belajar untuk kedepan," imbuh Anang.
Baca juga: Gresik Gempar, Beredar Video Peti Jenazah COVID-19 Jatuh Dari Mobil Ambulans
Terduga Teroris AS ditangkap oleh Densus 88 Anti Teror Mabes Polri, setelah berhasil melarikan diri dari petugas. AS melarikan diri pada Kamis (1/7/2021). Diduga dia kabur melalui jalan belakang Polda Babel yang merupakan daerah hutan.
Polisi langsung melakukan pengejaran dan penyisiran di sekitar area Polda Babel. Ditemukan salah satu rekaman CCTV yang memperlihatkan AS kabur melalui jendela. Terduga AS sendiri, sebelumnya ditangkap di kediamannya di Desa Kace, Kecamatan Mendo Barat, Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Babel, Rabu (30/6/2021).
AS diketahui berperan sebagai pengirim paket senjata kepada DS yang ditangkap di Duren Sawit, Jakarta Timur. Sedangkan SY berperan sebagai penggalang dana dan memiliki rekening bank sebagai penampung.
Terkait empat orang anak buahnya yang bertugas saat terduga teroris AS kabur, Kapolda menyatakan proses penyelidikan terhadap keempatnya tetap dilakukan. "Penyelidikan internal terkait petugas jaga. Saya tidak mengarah kesana, saya masih fokus soal penangkapan. Kalau soal anggota gampang itu, gampang. Kami sudah punya perangkat untuk itu. Yang utama, di Polda ini ada kelemahan-kelemahan yang harus kami benahi. Dengan adanya kejadian ini, kami jadi belajar untuk kedepan," imbuh Anang.
Baca juga: Gresik Gempar, Beredar Video Peti Jenazah COVID-19 Jatuh Dari Mobil Ambulans
Terduga Teroris AS ditangkap oleh Densus 88 Anti Teror Mabes Polri, setelah berhasil melarikan diri dari petugas. AS melarikan diri pada Kamis (1/7/2021). Diduga dia kabur melalui jalan belakang Polda Babel yang merupakan daerah hutan.
Polisi langsung melakukan pengejaran dan penyisiran di sekitar area Polda Babel. Ditemukan salah satu rekaman CCTV yang memperlihatkan AS kabur melalui jendela. Terduga AS sendiri, sebelumnya ditangkap di kediamannya di Desa Kace, Kecamatan Mendo Barat, Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Babel, Rabu (30/6/2021).
AS diketahui berperan sebagai pengirim paket senjata kepada DS yang ditangkap di Duren Sawit, Jakarta Timur. Sedangkan SY berperan sebagai penggalang dana dan memiliki rekening bank sebagai penampung.
Lihat Juga :