Kabupaten Luwu Utara Kini Punya Perda Pengelolaan Air Limbah Domestik

Jum'at, 02 Juli 2021 - 18:50 WIB
loading...
Kabupaten Luwu Utara Kini Punya Perda Pengelolaan Air Limbah Domestik
Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani di sela-sela paripurna persetujuan bersama atas Ranperda tentang Pengelolaan Air Limbah Domestik, Jumat (2/7/2021). Foto: Humas Pemkab Luwu Utara
A A A
LUWU UTARA - Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pengelolaan Air Limbah Domestik resmi ditetapkan menjadi Peraturan Daerah (Perda) oleh DPRD Kabupaten Luwu Utara .

Penetapan ranperda tersebut menjadi perda dilakukan di sidang paripurna persetujuan bersama atas Ranperda tentang Pengelolaan Air Limbah Domestik, Jumat (2/7/2021) di ruang rapat DPRD Luwu Utara .

Baca juga:BPP Tanalili Jadi Wakil Sulsel di Ajang Abdi Bakti Tani Kementan

Pada kesempatan itu, Bupati Indah Putri Indriani menyambut baik dan mengapresiasi penetapan Ranperda Pengelolaan Air Limbah Domestik menjadi perda.

“Dengan berlakunya perda ini, diharapkan dapat terwujud lingkungan yang sehat, masyarakat produktif melalui kesadaran dan kepedulian pemerintah, dunia usaha dan peran serta masyarakat dalam melestarikan lingkungan hidup melalui pengelolaan air limbah domestik,” kata Indah

Baca juga:Wakil Bupati Luwu Utara Tinjau Peningkatan Jalan di 2 Lokasi

Indah mengatakan, setiap warga negara berhak memperoleh lingkungan hidup yang baik dan bersih, dan kewajiban pemda untuk menetapkan kebijakan mengenai pengolahan air limbah domestik.“Lingkungan hidup perlu diupayakan dan dilindungi dari kemungkinan terjadinya pencemaran,” jelas Indah.

Menurutnya, air limbah domestik yang tak dikelola baik, dapat mencemari badan air dan menyebabkan terjadinya penyakit yang ditularkan dari air, sehingga menurunkan derajat kesehatan masyarakat dan menimbulkan kerusakan lingkungan.

Baca juga:BMKG Akan Gelar Sekolah Lapangan Geofisika di Luwu Utara

“Pemda memiliki kewenangan mengatur urusan di bidang air limbah, khususnya terkait pengelolaan dan pengembangan sistem air limbah domestik yang merupakan bagian dari urusan konkuren pemda, sebagaimana diatur dalam UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah, sehingga dibutuhkan regulasi yang mengatur sistem pengelolaan air limbah domestik yang diolah melalui sistem terpusat,” pungkasnya.

Rapat Paripurna ini dipimpin Ketua DPRD , Basir, dihadiri kepala perangkat daerah.
(luq)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.3129 seconds (10.55#12.26)