Usia Polri Sudah Tua, Saatnya Berikan Pelayanan Prima kepada Masyarakat

Kamis, 01 Juli 2021 - 18:46 WIB
loading...
Usia Polri Sudah Tua, Saatnya Berikan Pelayanan Prima kepada Masyarakat
Kepala Setukpa Lemdiklat Polri, Brigjen Polisi .Drs. Mardiaz Kusin Dwihananto,SIK didampingi istri, memotong nasi tumpeng syukuran HUT Bhayangkara ke 75..(Sindonews.com/ist)
A A A
PEMATANGSIANTAR - Korps Bhayangkara sudah berumur 75 tahun. Polri harus semakin profesional dalam melaksanakan tugas sesuai visi misinya. Sudah saatnya Polri menyajikan pelayanan prima kepada masyarakat.

Harapan itu disampaikan Kepala Sekolah Pembentukan Perwira (Setukpa) Lemdiklat Polri, Brigjen Polisi, Drs Mardiaz Kusin Dwihananto, SIK dalam sambutannya pada acara syukuran HUT Bhayangkara ke-75, Kamis (1/7/2021).

"Bahwa 75 tahun adalah usia yang seharusnya Polri sudah profesional dan sudah melaksanakan tugas sesuai visi misinya. Sudah saatnya Polri memberikan pelayanan prima kepada masyarakat," ujar Mardiaz. Baca juga:
Kapoldasu : Pelaku Penembakan Wartawan di Simalungun Sudah Ditangkap

Mantan Wakapoldasu itu menambahkan, seiring bertambahnya usia dan perkembangan zaman, Polri terus melakukan transformasi. Presiden Jokowi mengapresiasi kinerja Polri dengan banyaknya kasus besar yang telah diselesaikan dengan baik.

Kemudian dalam setiap tantangan tugas, Polri selalu ada. Hal ini merupakan wujud transformasi Polri. Maka dari itu, Polri harus berbangga dengan pencapaian yang sudah diapresiasi oleh presiden.

Pada acara syukuran itu juga dilakukan pemberian hadiah lomba kebersihan antarblok siswa Setukpa dan pelepasan personel yang purna tugas. Baca juga: Sambut HUT Bhayangkara, Sehari 2.170 Warga Divaksin di Pematangsiantar

Di Kabupaten Simalungun Kapolres AKBP Agus Waluyo dan di kota Pematangsiantar, Kapolres AKBP Boy Sutan Binanga Siregar memimpin acara peringatan HUT Bhayangkara, diwarnai dengan penyiraman bunga bagi personel yang mendapat kenaikan pangkat.
(don)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2187 seconds (10.101#12.26)