COVID-19 di Semarang Menggila, Pasokan Oksigen Dikabarkan Menipis
Senin, 21 Juni 2021 - 18:48 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Tumpes Kelor, Cara Keji Belanda Menghabisi Keturunan Untung Surapati di Jawa Timur
Sementara suplier oksigen yang diajak rapat adalah dari Langgeng Gas. Kepada keduanya, Ganjar meminta kepastian bahwa persoalan persediaan oksigen untuk rumah sakit rujukan di Jateng aman.
"Kami mengantisipasi adanya cerita-cerita soal oksigen . Saya tadi sudah panggil industri dan suplier, akan kami atur agar regulasinya tertata. Hal ini penting agar isu kemarin (pasokan oksigen menipis) tidak ke mana-mana. Sebenarnya soal isu kekurangan oksigen kemarin itu, sudah saya telepon dan saya bereskan. Tapi karena mungkin teman-teman panik, jadi sudah disebarkan ke mana-mana," katanya.
Baca juga: Nyalakan Tanda Bahaya, 19 Kasus COVID-19 Asal India Terdeteksi di Jatim
Padahal lanjut Ganjar, sebenarnya persediaan oksigen di Jawa Tengah masih cukup tertangani. Persediaannya ada dan suplainya cukup. "Tapi tadi sudah diantisipasi, kalau memang agak tinggi permintaannya, akan diambilkan dari Jatim dan Jabar. Itu tidak sulit, tinggal transporternya saja yang tadi harus dibahas. Jadi saya tadi hanya ingin memastikan itu," jelasnya.
Sementara suplier oksigen yang diajak rapat adalah dari Langgeng Gas. Kepada keduanya, Ganjar meminta kepastian bahwa persoalan persediaan oksigen untuk rumah sakit rujukan di Jateng aman.
"Kami mengantisipasi adanya cerita-cerita soal oksigen . Saya tadi sudah panggil industri dan suplier, akan kami atur agar regulasinya tertata. Hal ini penting agar isu kemarin (pasokan oksigen menipis) tidak ke mana-mana. Sebenarnya soal isu kekurangan oksigen kemarin itu, sudah saya telepon dan saya bereskan. Tapi karena mungkin teman-teman panik, jadi sudah disebarkan ke mana-mana," katanya.
Baca juga: Nyalakan Tanda Bahaya, 19 Kasus COVID-19 Asal India Terdeteksi di Jatim
Padahal lanjut Ganjar, sebenarnya persediaan oksigen di Jawa Tengah masih cukup tertangani. Persediaannya ada dan suplainya cukup. "Tapi tadi sudah diantisipasi, kalau memang agak tinggi permintaannya, akan diambilkan dari Jatim dan Jabar. Itu tidak sulit, tinggal transporternya saja yang tadi harus dibahas. Jadi saya tadi hanya ingin memastikan itu," jelasnya.
Lihat Juga :