Perhatian! Berita ini memuat konten dewasa.
Apakah anda sudah berusia 17 tahun atau lebih?

Ada Kepulan Asap dan Titik Api di Lapas Tempat Para Koruptor Mendekam, Ini Penyebabnya

loading...
Ada Kepulan Asap dan Titik Api di Lapas Tempat Para Koruptor Mendekam, Ini Penyebabnya
Lapas Sukamiskin menggelar simulasi penanganan kebakaran menggunakan Apar. Foto/Ist.
BANDUNG - Kepulan asap dan titik api muncul di dalam Pemasyarakatan (Lapas) Sukamiskin , Jalan AH Nasution, Kota Bandung. Sejumlah petugas dengan sigap melakukan upaya pemadaman dengan alat pemadam api ringan (Apar), sebelum api membesar dan merambat ke ruang tahanan.

Baca juga: Mantan Wali Kota Tasikmalaya Dijebloskan ke Lapas Sukamiskin

Kebakaran yang terjadi di dalam Lapas Sukamiskin tersebut, hanya sebagian simulasi pemadaman api yang digelar Lapas Sukamiskin bersama Gudep Pramuka Lapas, Paguyuban Warna Suka, serta Dinas Kebakaran Kota Bandung. Acara tersebut adalah pelatihan dan simulasi kepada petugas dan warga binaan jika terjadi kebakaran di lapas.



Menurut Kalapas Kelas 1 Sukamiskin , Elly Yuzar sangat penting untuk mengantisipasi ancaman berbagai kemungkinan bencana yang mungkin timbul. Lapas Kelas 1 Sukamiskin , baik petugas maupun warga binaan harus senantiasa waspada jika terjadi hal yang tak diinginkan.

Baca juga: Tapanuli Tengah Gempar, Ribuan Ikan Dari Dasar Laut Bermunculan ke Permukaan



"Ini adalah upaya kami melakukan pembinaan kepada warga binaan dan petugas, agar sigap bila terjadi hal yang tidak diinginkan seperti kebakaran," kata dia dalam siaran persnya. Apalagi, kata dia, Lapas Kelas 1 Sukamiskin adalah bangunan bersejarah, dan telah ditetapkan sebagai salah satu cagar budaya Kota Bandung. Sehingga keberadaannya harus dijaga, termasuk dari bahaya kebakaran.

Baca juga: Kerumunan Wanita-wanita Seksi Saat Melayani Tamu Berkaraoke Dibubarkan Satpol PP

Di Lapas Sukamiskin , kata dia, telah dilengkapi sekitar 60 tabung Apar. Tabung tersebut ditempatkan pada titik titik yang dianggap rawan terjadinya kebakaran. Simulasi ini diikuti dengan antusias oleh warga binaan, meliputi warga binaan yang ditugaskan di dapur, pos kerja, dan tempat-tempat yang riskan bahaya kebakaran.
(eyt)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top