Edy Rahmat Akui Pertemuan dengan Agung Sucipto Tanpa Sepengetahuan Nurdin Abdullah
Jum'at, 18 Juni 2021 - 08:18 WIB
loading...
A
A
A
Menurutnya, Edy Rahmat telah melampaui kewenangannya sebagai Sekdis PUTR Sulsel. "Betul, jika Edy adalah dalang dari kasus ini. Dia dekat dengan Pak Anggung untuk keuntungan pribadi dan dia terima uang juga banyak tuh dari kontraktor lain," tambahnya.
Kendati demikian, ia menerangkan perihal uang yang menjadi temuan-temuan pihak penegak hukum dan diungkap beberapa waktu lalu.
"Itu mungkin akumulasi dari ucapan terima kasih pada waktu diberikan satu proyek. Pak Anggung adalah salah satu kontraktor paling baik di Bulukumba . Dimana cara kerjanya, jalannya mulus, kalaupun rusak dibetulin sendiri tanpa ada jaminan. Gubernur sendiri yang tahu persis itu, dan juga masyarakat mengucapkan terima kasih banyak kepada pak Anggung," sebut Bambang.
Baca Juga: Akbar Faizal Bicara Kasus Nurdin Abdullah, Ada Apa?
Ditambahkan oleh Kuasa Hukum AS, Denny Kaliwang. Kata dia, Edy Rahmat pernah dinonjobkan oleh Gubernur selama satu tahun karena nakal.
"Dia (Edy) kan sering mencatut nama Pak Gub. Satu tahun baru diangkat kembali, ketika diangkat kembali dia malah kumpulin duit dari kontraktor," tambahnya.
Sementara itu, dari kesaksian Edy Rahmat dalam persidangan terdakwa Agung Sucipto, Kamis (17/6/2021), ia mengakui jika Nurdin Abdullah sama sekali tidak tahu-menahu terkait pertemuannya dengan Anggung di Rumah Makan (RM) Nelayan pada Jumat, 26 Februari lalu.
Kendati demikian, ia menerangkan perihal uang yang menjadi temuan-temuan pihak penegak hukum dan diungkap beberapa waktu lalu.
"Itu mungkin akumulasi dari ucapan terima kasih pada waktu diberikan satu proyek. Pak Anggung adalah salah satu kontraktor paling baik di Bulukumba . Dimana cara kerjanya, jalannya mulus, kalaupun rusak dibetulin sendiri tanpa ada jaminan. Gubernur sendiri yang tahu persis itu, dan juga masyarakat mengucapkan terima kasih banyak kepada pak Anggung," sebut Bambang.
Baca Juga: Akbar Faizal Bicara Kasus Nurdin Abdullah, Ada Apa?
Ditambahkan oleh Kuasa Hukum AS, Denny Kaliwang. Kata dia, Edy Rahmat pernah dinonjobkan oleh Gubernur selama satu tahun karena nakal.
"Dia (Edy) kan sering mencatut nama Pak Gub. Satu tahun baru diangkat kembali, ketika diangkat kembali dia malah kumpulin duit dari kontraktor," tambahnya.
Sementara itu, dari kesaksian Edy Rahmat dalam persidangan terdakwa Agung Sucipto, Kamis (17/6/2021), ia mengakui jika Nurdin Abdullah sama sekali tidak tahu-menahu terkait pertemuannya dengan Anggung di Rumah Makan (RM) Nelayan pada Jumat, 26 Februari lalu.
Lihat Juga :