Perhatian! Berita ini memuat konten dewasa.
Apakah anda sudah berusia 17 tahun atau lebih?

Petani di Simalungun Bakal Dapat Dana Korporasi Pertanian Rp350 Miliar

loading...
Petani di Simalungun Bakal Dapat Dana Korporasi Pertanian Rp350 Miliar
Bupati Simalungun Radiapoh H Sinaga saat menyampaikan rencana bantuan korperasi pertanian sebesar Rp 350 miliar di rapat paripurna DPRD. Foto istimewa
SIMALUNGUN - Kabar gembira bagi petani di Kabupaten Simalungun, bupati Radiapoh H Sinaga menyampaikan, anggaran korporasi pertanian sekitar Rp350 miliar akan segera dikucurkan pemerintah pusat.

Hal itu diungkapan Bupati Radiapoh H Sinaga di hadapan anggota DPRD Simalungun pada rapat paripurna pembahasan Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) bupati tahun anggaran 2021 di gedung dewan kemarin. Baca juga: Petani di Simalungun Gantung Diri di Pohon Rambutan Depan Rumah

Wakil ketua DPRD, Sastra J Sirait, Kamis (17/6/2021) membenarkan apa yang disampaikan Bupati Radiapoh H Sinaga terkait anggaran korporasi pertanian untuk kabupaten Simalungun yang nilainya fantastis mencapai Rp350 miliar akan dikucurkan pemerintah pusat.

"Benar ada disampaikan bupati pada pidatonya sebelum menutup penyampaian nota jawaban terhadap pandangan fraksi di pembahasan LKPJ TA 2021, Rabu (16/6/2021), dan mengharapkan doa supaya anggaran korporasi pertanian sebesar Rp 350 miliar bisa segera turun untuk kabupaten Simalungun," ujar Sastra.

Namun menurut Sastra tidak diketahui anggaran korporasi pertanian yang mencapai Rp350 miliar kapan direalisasikan, namun menurutnya, untuk tahun anggaran 2021 kemungkinan tidak terpenuhi. Baca juga: Tanam 50 Batang Pohon Ganja Disamping Tanaman Cabai, Petani di Simalungun Ditangkap

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan dan Peternakan Pemkab Simalungun, Pardomuan Sijabat mengaku belum dapat menyampaikan tanggapan terkait anggaran korporasi pertanian yang disebutkan bupati Simalungun itu.



"Belum bisa saya tanggapi karena anggarannya belum ada namun memang anggaran itu dari APBN dan pinjaman pemerintah daerah," ujar Pardomuan.
(don)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top