Bupati dan Wakil Bupati Asmat, serta Tiga Kepala Daerah Deklarasikan Provinsi Papua Selatan

Selasa, 15 Juni 2021 - 20:13 WIB
loading...
Bupati dan Wakil Bupati...
Deklarasi itu digelar dalam rapat akbar di Sekretariat Bersama Pemekaran Provinsi Papua Selatan, Jalan Brawijaya, Merauke, Selasa (15/5/2021).
A A A
MERAUKE - Elisa Kambu dan Thomas Eppe Safanpo serta tiga kepala daerah di Selatan Papua mendeklarasikan pemekaran Provinsi Papua Selatan.

Deklarasi itu digelar dalam rapat akbar di Sekretariat Bersama Pemekaran Provinsi Papua Selatan, Jalan Brawijaya, Merauke, Selasa (15/5/2021). Adapun empat daerah yakni, Kabupaten Merauke, Asmat, Mappi dan Boven Digul.

Dalam deklarasi itu dihadiri mantan Bupati Merauke Johanes Gluba Gebze, Bupati Kabupaten Asmat Elisa Kambu, Wakil Bupati Asmat Thomas Eppe Safanpo, Wakil Bupati Mappi Ibnu Jaya Suud, dan perwakilan Kabupaten Boven Digul.

Hadir pula Muspida dari empat kabupaten, Ketua DPRD empat Kabupaten, Anggota DPRD dari wilayah Anim Ha, tokoh masyarakat, adat dan agama, serta masyarakat.

Ketua tim pemekaran Provinsi Papua Selatan, Thomas Eppe Safanpo mengatakan, deklarasi ini menunjukan sikap masyarakat, pemerintah dan legislatif dalam mendukung pemekaran Provinsi Papua Selatan.

“Kita harus sama-masa mendukung proses pemekaran ini,” ucap Thomas yang juga Wakil Bupati Asmat.

Dia menegaskan, proses pemekaran Provinsi Papua Selatan melalui jalur politik sudah dilakukan dan mendapat dukungan kuat dari DPR RI.

“Beberapa waktu lalu kita telah lakukan rapat dengar pendapat dengan DPR RI dan mendapat respon baik,” katanya.

Deklarasi serta peresmian sekretariat bersama pemekaran Provinsi Papua Selatan ditandai dengan aksi pengumpulan tanda tangan di kain putih.

Dalam kesempatan itu, Jhon Gluba Gebze mengatakan, perjuangan pemekaran Provisi Papua Selatan sudah berjalan hampir 20 tahun. Namun, selalu gagal akibat kebijakan baik di tingkat pemerintah Provinsi Papua maupun Pemerintah Pusat.

"Selatan Papua merupakan wilayah Anim Ha yang menjunjung tinggi nilai-nilai persaudaraan dan kedamaian. Wilayah Anim Ha, sampai saat ini wilayah yang paling aman di Papua,” kata Jhon.

Ia menegaskan, pemerintah pusat harus berterima kasih kepada masyarakat di Papua, karena masyarakat di wilayah ujung timur Indonesia ini selalu menjaga keutuhan NKRI.

“Kita ini daerah yang paling terdepan menyatakan diri dalam bingkai NKRI, pengibaran Bendera Merah Putih pun kita yang duluan kibarkan dari pada Pulau Jawa karena perbedaan waktu dua jam. Masyarakat di Pulau Jawa masih terlelap tidur, kita di sini sudah duluan beraktivitas menjaga kedamaian. Namun, nilai-nilai kebangsaan ini seakan dilupakan oleh mereka yang ada di pusat sana,” ucapnya.CM
(srf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tolak Pemekaran Papua,...
Tolak Pemekaran Papua, Masyarakat Asli Mimika: Hanya Menguntungkan Segelintir Pihak
Ketua Umum MIPI: Buku...
Ketua Umum MIPI: Buku Dinamika Pemerintah di Papua Bermanfaat bagi Referensi Para Ilmuan
Spirit Pemekaran Papua,...
Spirit Pemekaran Papua, Pemuda Suku Yali Ini Ingin Meniti Karir sebagai ASN di Provinsi Baru
Pemuka Adat Jayapura...
Pemuka Adat Jayapura Sebut Pemekaran Papua Bisa Cegah Potensi Korupsi Dana Otsus Jilid Dua
Indonesia Kini Miliki...
Indonesia Kini Miliki 37 Provinsi, 5 di Antaranya Berada di Papua
Provinsi Baru, Masyarakat...
Provinsi Baru, Masyarakat Papua Lebih Sejahtera dan Damai
Bentuk Polda Baru di...
Bentuk Polda Baru di Daerah Pemekaran, Polri Buka Rekrutmen Personel
Mendagri: Pemekaran...
Mendagri: Pemekaran Provinsi Papua Barat Daya Aspirasi yang Sudah Cukup Lama
Wapres Berhadap DOB...
Wapres Berhadap DOB di Papua Memicu Peningkatan Pelayanan Publik
Rekomendasi
Doa-doa Bakda Ashar...
Doa-doa Bakda Ashar di Hari Jumat, Jangan Lupa Amalkan!
Rekrutmen BPKH 2026...
Rekrutmen BPKH 2026 Resmi Dibuka, Simak 9 Formasi, Syarat, Jadwal, dan Link Pendaftaran
Siapa yang Akan Menguasai...
Siapa yang Akan Menguasai Pasar AI Indonesia Senilai $10,9 Miliar?
Berita Terkini
Tak Hanya 287 WNA, 4...
Tak Hanya 287 WNA, 4 WNI Turut Jadi Tersangka Judol Hayam Wuruk
Kaesang Saksikan Pelantikan...
Kaesang Saksikan Pelantikan Pengurus DPD PSI Mesuji Lampung
Fakta Baru Terungkap,...
Fakta Baru Terungkap, Taufik Hidayat Sekap dan Aniaya Kekasihnya di Empat Lokasi
Polri Tetapkan 287 WNA...
Polri Tetapkan 287 WNA Tersangka Kasus Markas Judi Online Jalan Hayam Wuruk Jakarta
Penampakan Razman Nasution...
Penampakan Razman Nasution Pakai Peci dan Sarung saat Dijebloskan ke Lapas Cipinang
Mutasi Polri, AKBP Rulian...
Mutasi Polri, AKBP Rulian Syauri Jabat Kapolres Malang, Kombes Putu Kholis Jadi Kapolres Bekasi Kota
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved