Tradisi Rambi Bhele di Baubau, Mengusir Makhluk Jahat Kala Gerhana Bulan
Kamis, 27 Mei 2021 - 04:10 WIB
loading...
Sejumlah orang tua dan anak-anak begitu bersemangat memukul alat-ala dapur sebagai tradisi Rambi Bhete yang diyakini mampu mengusir makhluk jahat saat gerhana bulan. Foto: iNewsTV/Andhy Eba
A
A
A
BAUBAU - Masyarakat Kota Baubau , Sulawesi Tenggara ( Sultra ) bersuka cita menyambut gerhana bulan total yang disebut super blood moon , bahkan masyarakat setempat memiliki tradisi unik saat gerhana bulan terjadi, yakni tradisi "Rambi Bhele ".
Dalam tradisi itu, orang tua hingga anak anak-kecil membuat bunyi-bunyian, saat munculnya gerhana. Konon ceritanya, hal ini dilakukan agar bulan tidak habis dimakan oleh makluk jahat.
![Tradisi Rambi Bhele di Baubau, Mengusir Makhluk Jahat Kala Gerhana Bulan]()
Baca juga: Kiamat Kian Dekat, Intensitas Gerhana Bulan-Matahari Akan Semakin Meningkat
Tradisi Rambi Bhele atau pukul kaleng saat gerhana bulan terjadi, warga mulai anak kecil hingga orang tua keluar rumah dan membuat bunyi-bunyian. Salah satu kelurahan yang masih mempertahankan tradisi ini yaitu warga Kelurahan Tarafu, Kota Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra).
Menurut cerita rakyat setempat, bunyi-bunyian sengaja dibuat oleh warga untuk mengusir makluk jahat seperti raksasa dan naga yang akan menelan bulan.
![Tradisi Rambi Bhele di Baubau, Mengusir Makhluk Jahat Kala Gerhana Bulan]()
Baca juga: Kendal Gempar! Usai Berkencan Wanita Digorok Teman Prianya di Tengah Hutan
Bunyi-bunyian yang dihasilkan, di harapkan agar bulan purnama yang hampir hilang, bisa cepat utuh kembali. Selain itu, menurut warga setempat tradisi Rambi Bhele ini juga merupakan tradisi tolak bala.
Dalam tradisi itu, orang tua hingga anak anak-kecil membuat bunyi-bunyian, saat munculnya gerhana. Konon ceritanya, hal ini dilakukan agar bulan tidak habis dimakan oleh makluk jahat.

Baca juga: Kiamat Kian Dekat, Intensitas Gerhana Bulan-Matahari Akan Semakin Meningkat
Tradisi Rambi Bhele atau pukul kaleng saat gerhana bulan terjadi, warga mulai anak kecil hingga orang tua keluar rumah dan membuat bunyi-bunyian. Salah satu kelurahan yang masih mempertahankan tradisi ini yaitu warga Kelurahan Tarafu, Kota Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra).
Menurut cerita rakyat setempat, bunyi-bunyian sengaja dibuat oleh warga untuk mengusir makluk jahat seperti raksasa dan naga yang akan menelan bulan.

Baca juga: Kendal Gempar! Usai Berkencan Wanita Digorok Teman Prianya di Tengah Hutan
Bunyi-bunyian yang dihasilkan, di harapkan agar bulan purnama yang hampir hilang, bisa cepat utuh kembali. Selain itu, menurut warga setempat tradisi Rambi Bhele ini juga merupakan tradisi tolak bala.
Lihat Juga :